Senin, 31 Agustus 2009

Koroptor Gue Bangga Padamu


KOROPTOR BANGGA AKU PADAMU

Ah....lelocon basi lagi....kata ini bahkan sudah puluhan tahun terdengar di negri ini....baik para orator, kritukus politikus dan pemerhati tanah leluhur ini, bahkan dari kalangan bawah pun mengenal kata ini, yang memang harus di akui bahwa sudah menjadi sebuah adat kebiasaan dan tradisi popoler negeri ini. sejak para pejuang nan sejati dan pemberani membela negeri ini dari ke tertindasan dari kaum imprealis. Dengan kocoran darah keringat dan air mata mereka korbankan, tampa mengenal pamrih mereka dengan rela mengorbankan jiwa dan raga mereka guna bumi pertiwi ini agar terbebas dari belenggu tirani, yang tak lain di dambakan adalah sebuah kemerdekaan.



Dan cita-cita mereka kini telah terwujud, kucoran keringat darah dan air mata mereka tak berbuah dan berwujud dengan kesia-siaan. Negeri dan tanah leluhur ini pun akhirnya terbebas dari ketertindasan dan keterbelakangan yang selalu di obok-obok oleh sang imprealis. Tapi kini kenyataan jauh sangat apa yang mungkin di harapkan oleh sang pendahulu, yang bergelar sebagai pahlawan dan pejuang negeri tanah leluhur ini.......dan memang mereka sangat lah pantas mendapat gelar itu, karena pengorbanan dan perjuangan mereka yang tulus dan tampa pamrih, dengan satu tekad tanah leluhur ini harus merdeka.......semboyan mereka yang tak pernah padam........lebih baik tubuh berkalang tanah dari pada melihat negeri ini harus di jajah........merdeka atau lebih baik mati.........!

Tanah yang mereka wariskan ini mereka berharap agar dapat dinikmati oleh setiap anak cucu mereka di negeri ini, bukan di nikmati oleh sekelompok atau segolongan dan segelintir manusia setan atau mungkin setan yang berbentuk manusia untuk di obral dan di peras tampa harus memikirkan nasib sesamanya yang lain.........yang terpenting mungkin bagi mereka adalah mereka senang dan tak perduli dengan yang lain.


Apakah generasi ini yang di harapkan oleh sang pejuang atau sang pahlawan untuk menjaga negeri ini yang mereka wariskan pada anak cucunya. Mungkin saja mereka di alam kubur sana menangis, menyesal, bahkan mengutuk terhadap para penerus yang sama sekali jauh dari apa yang mereka harapkan dan cita-citakan sebelumnya.
Koroptor itu makhluk atau manusia apaan sih gerangan........? Jika memang manusia dengan banyak gelar dan titel pula......! boleh jadi punya gedung yang semakin tinggi nan mencakar langit tapi daya pikir kian rendah, tidak lebih cuman sejengkal dari pusar.

Koropsi sebagai wujud dari prilaku tercela atau lancung atau selingkuh atau lacur atau apalah namanya........adalah cerminan logika dan akal sehat yang kian menciut di tengah berkembangnya ilmu pengetahuan dan tekhnologi dewasa ini. Kalender di dinding boleh silih berganti menambah tahun demi tahun dalam usia hidup, jarum jam boleh berputar dari detik kemenit, Tapi luput menghayati pengalaman hidup pada tiap tahun yang dijalani. Banyak yang mampu beli komputer berkapasitas memori yang sangat besar dan luar biasa hebatnya. Namun lebih banyak mengabaikan dan merawat memori pribadinya.......menjadikan pengalaman sebagai guru terbaik dalam hidup dan kehidupan.

Hari ini harinya bertaburan rumah yang serba wah dan mewah...mobil yang serba wow memikat......tapi keluarganya yang berada di dalamnya morat marit pecah berkeping-keping bak tsunami yang habis menghantam. Dalam era jagad raya ini, boleh jadi banyak yang mampu bolak-balik ke bulan tapi masih jauh lebih banyak yang mengalami kesulitan menyeberangi jalan untuk bertegur sapa dengan tetangga baru karib sahabat dan handai taulan. Dan hidup berdampingan secara damai, sementara posisi pembuat keputusan kongkrit bagi kepentingan hajat hidup orang banyak ......terlalu banyak waktu di habiskan hanya untuk bicara ....bicara......dan sarat dengan aneka kebohongan serta logika........!



Terlalu banyak obral dan janji maka akan begini atawa begitu.......seolah hidup ini cuman dengan rumus........ke-akan-an.........alias belum pernah sampai pada bentuk yang se harusnya di wujudkan.

Kini zamanya popok bayi pakai langsung buang.......dan moralitas pun latah ikut-ikutan langsung-boleh-buang........pelayanan esek-esek cuman selincam alias sekadar menumpang lewat. Kian leluasanya beredar aneka obat setan......pil .......penyebab tawa sinting ria gembira sampai diam membisu batu....atau jadi kian menganas.....meliar......dan bahkan bisa jadi pembunuh....!
Di era penjelajahan angkasa raya ini........apakah kita sudah dilupakan mejelajah ruang di relung hati nurani .........banyak yang heboh untuk membersihkan udara ........tapi lebih banyak yang berlupa-lupa pada kotoran yang telah mencemari jiwa dan hati. Jika memang manusia ....dan punya....agama pula....mana ajaran untuk koropsi.......dan berjamaah pula........apa benar koropsi itu baik....... yap mungkin...........!

Kekayaan dan harta benda bisa saja berlipat ganda........tapi cara meraihnya justru mengerdilkan harkat dan martabat sebagai manusia.........atau setan berbentuk manusia........atau manusia yang berbentuk setan........!
Orang yang di lahirkan buat species tidak kuat memikul setelan........kata sebuah pribahasa tua........atau yang lebih tepat besar tongkat dari pada rumahnya.........maksudnya orang mungkin saja bisa memburu harta atau pun pangkat dan jabatan. Tapi jika ternyata pundaknya kekecilan maka hasil buruanya itu justru menjadi beban.



Punya berjibun uang dan harta ada saja penyakit aneh menghinggapinya atau anak istrinya dan wal hasil...........uang yang sekian lama tertimbun bahkan ludes judes untuk membayar rumah sakit atau menyelonong masuk ke kocek para sang dukun alias tabib.......masih bagus hari tuanya tidak harus habis di jalani di balik terali besi penjara........!

Begitu pula dengan pangkat dan jabatan serta kedudukan tinggi yang di capai dengan cara –cara yang tidak wajar. Niscaya bakal mengakibatkan orang jadi salting alias salah tingkah...........ukuran wajar tidaknya orang dapat harta atau pangkat menurut hukum alam terletak pada cara atau bentuk ikhtiar dan cara untuk mencapainya.........apakah ini bermamfaat bagi orang lain atau justru sebaliknya sangat merugikan bagi hajat hidup orang banyak......? Sebab uang atau pangkat tak ubahnya laksana pakaian, misalnya saja sepatu........orang akan nyaman memakainya jika memang cocok nomornya dan kalau kekecilan ...ya salah tingkah....sama kalau ukuranya kebesaran....harus pas bagaikan ruas ketemu buku alias tanpa di paksakan.
Ah......ngapaien ingat cerita kampungan itu sih.......mereka cuman iri karena tak seperti diriku jadi sang pejabat atau sebailknya jadi sang penjahat............mungkin begitu komentar sang koroptor. Untuk kaya bukan jadi soal potongan tulang atau kotoran anjing. Tapi soal peluang .........dan hidup cuman sekali coyy........ dituduh koropsi......ah.....ngak masalah itu urusan kecil........malah bisa jadi beken..........jadi seleb yang masuk TV.........setan.........!

Dan tak kala wajahnya tersorot di kamera media si koroptor pun masih bisa berumbar senyum juga anak istrinya. Semua menampilkan wajah ceria. Sebagai kelas seleberiti laknat baru, kaum koroptor........dan jajaranya bahkan tenang saja melabrak hukum Tuhan........apalagi manusia........Tuhan saja dia tak peduli............!
Apa...itu....dalam ajaran agama Tuhan di sebutkan bahwa manusia boleh berencana akan tetapi yang pasti Tuhan yang berkuasa.......Nah ajaran ini dibikin sungsang alias balik bagi sang koroptor...........yang bunyinya begini............Tuhan yang berencana.....Manusia yang menentukan.......hidup koroptor.......hidup koroptor......teruskan lah perjuangan setan kalian dan nodailah tanah leluhur ini dengan sikap kalian yang tercela dan biar sang pahlawan menagis dan menyesal bahkan mengutuk sekalipun atas perbuatan kalian........kami sebagai rakyat jelata kaum bawahan tak bisa berbuat apa.......hanya dengan selempang do’a lakukan lah kegiatan kalian itu sampai azal mejemput kalian ..........dan kelak Neraka Jahannam bakal menjadi tempat kalian buat selamanya........meski tobat pun ngak bakal di ampunkan Tuhan............!

Ya begitulah adanya dalam rencana Tuhan maka manusia adalah semulia-mulia makhluk namun pada kenyataan kaum koroptor memilih untuk jadi sehina-dina sebagai makhluk. Ingat dan ingat bahwa koroptor adalah jenis kriminal paling tercela karena efek dan akibatnya pada hajat orang banyak bukan hanya pada golongan dan kelompok malah bisa jadi yang rugi bagi sebuah negara dan tanah leluhur......... yang mana rakyat yang berada di dalamnya harus menanggung dan memikul akibatnya. Koropsi adalah krimal pertama yang bertengger dalam daftar dunia hitam kriminal.........!

Apakah ini yang diharapkan oleh sang pahlawan pembebas negeri ini dari kaum imprealis..........atau mereka bahkan menyesal di kubur sana karena polah dan tingkah penerusnya .......yang menjadikan tanah leluhur ini sangat jauh dari apa yang mereka cita dan angankan.....!
Namun sebuah banyolan dan kata konyol mungkin........selamat bagi anda para koroptor......karena tidak sembarang orang bisa menjadi anda.......dan anda adalah manusia pilihan......nikmatilah semua dan tak perlu hiraukan sesama .......yang mungkin dalam pandangan kalian ........adalah mereka iri hati.......karena tak seperti anda dan kalian......namun yang harus di ingat juga bahwa Neraka Jahannam........siap menanti anda.......meski tobat pun ngak bakal di ampunkan Tuhan.........! .........ngak percaya....sila coba mati dulauan.......hidup koroptor..........hidup koroptor........gue bangga padamu.......yap...yip.