Sabtu, 17 Oktober 2009

Kambing In G Ria


RAMALAN KAWIN
Pada suatu hari si kambing bermaksud ingin melangsungkan pernikahan dengan kekasihnya, akan tetapi ibu dari cewek si kambing itu tidak setuju sama sekali. Maaf....kata sang ibu, kamu tidak cocok dengan anak saya, kemudian sang kekasihnya pun berkata pada si kambing....mungkin ibu ada benarnya juga...katanya lagi. Ibumu memang bener kata si kambing pada pacarnya, klo begitu gue akan undur diri, pamit dari relung hatimu dan terima kasih atas cinta yang elho berikan selama ini pada gue, kata si kambing lagi.

Kemudian sang kekasihnya pun menyela perkataan si kambing....bukan nya begitu say.....gue harap lho ngerti.....untuk saat ini mungkin kita masih belum bisa melangsungkan pernikahan seperti apa yang telah elo rencanakan....tapi say....percayalah....kata sang pacar pada si kambing, tanpa dirimu, gue merasa gelap gulita, dan hidup gue serasa ditutupi oleh kabut awan tebal yang bergolong, dan hati gue terasa gersang laksana kemarau panjang yang melanda, yang merindukan akan turunnya air hujan, hadir lho di dalam hatiku laksana matahari yang cerah menyinari di pagi hari, dan seolah menutup semua badai kabut, dan awan tebal yang bertumpuk, serta laksana angin yang bertiup dengan semilir.....rayu sang pacar pada kekasihnya si kambing untuk menghibur dan menenangkan hatinya.

Lantas si kambing pun berkata......ini rayuan percintaan ato ramalan cuaca sih.....kok bawa angin dan hujan segala.........iya kali..........mbe....mbe....?



BIAYA HIDUP


Setelah beberapa bulan hidup dengan mendapat jatah yang pas-pasan dari suaminya si keledai, akhirnya istrinya pun tak sanggup lagi dan mengemis-ngemis meminta uang tambahan bakal untuk kehidupan sehari-hari.

Tolonglah pap.....saya minta tambah uang jajan lima puluh ribu saja, agar kita bisa sesekali makan daging, dan sayur mayur, pinta sang istri pada suaminya si keledai. Kemudian suaminya si keledai mengambil selembar uang lima puluh ribuah dari saku celananya, lalu mengacongkanya ke muka cermin.....sembari ia berkata.....lihatlah uang di cermin itu, itu untukmu dan yang berada di tangan saya ini untuk saya, sahut si keledai agak marah, sembari memasokan kembali uang tersebut kedalam saku celananya.

Pada keesokan harinya, saat si keledai pulang dari kantor, ia mendapati di meja makan penuh dengan hidangan yang menggiurkan, ada sop ada daging, sate ayam dan lain sebagainya pokoknya di meja makan tersebut tersedia makanan yang sangat mengundang selera si keledai, yang memang kebetulan ia sangat lelah dan kelaparan setelah pulang kerja.

Kemudian si keledai bertanya pada istrinya......darimana kamu mendapatkan uang sehingga kamu dapat memasak dengan sebanyak ini....tanya si keledai pada istrinya. Kemudian sang istri pun membawa sebuah cermin dan berkata....sekarang kamu boleh liat....kalau yang di cermin itu adalah milik kamu ujar istrinya....sambil membuka pakaianya dan menagkatnya, kalau yang ini adalah milik pedagang daging di pasar sahut sang istri dengan nada kesal........dan si keledai pun terkejut....hah...jadi........!


COBA KAWIN

Si domba yang masih sangat kecil dan baru duduk di bangku kelas tiga Sekolah Dasar ini, dia mempunyai seorang teman cilik yang bernama si kelinci yang sama-sama duduk di kelas tiga SD. Kepada temanya yang cantik dan manis ini, si domba jatuh hati pada si kelinci, dan ternyata si kelinci pun juga demikian, biasa....cinta monyet kali......!

Pada suatu hari, karena ngak tahan lagi, si domba berkata pada si kelinci......hey kelinci aku suka padamu.....i love you......kata si domba lagi. Kemudian si kelinci pun berkata....sayang kita ini masih kecil......bila nanti kita sudah dewasa, kita menikah ya......sahut si domba lagi. Dengan wajah merah merona si kelinci menjawab......domba......bukanya aku tidak mau menikah sama kamu....dan bukanya aku menolak.......aku sih sebenarnya mau saja, tapi di dalam keluarga kami.......kami hanya boleh kawin sesama kerabat dan keluarga saja..........jawab si kelinci sembari meneruskan perkataanya......... pamanku kawin dengan bibi, kakek kawin dengan nenek, bahkan papaku kawin dengan mamaku.........padahal kan kamu bukan sesiapanya aku......kamu bukan kerabat dan keluarga ku......jawab si kelinci lagi.
Si domba yang mendengar jawaban si kelinci tersebut berkata....oh kini baru aku mengerti......sembari si domba patah hati.......emangnya enak......!



COWOK BERUNTUNG

Pada suatu hari, saat mentari mulai agak tenggelam, tengah duduk dua orang sahabat yang sangat akrab sekali, mereka saling bercanda dan ngobrol ngalur ngidul tak tentu arahnya yang jelas. Mereka tak lain adalah si kambing dan si keledai yang pas kebetulan saat sore tersebut tengah berada disalah satu taman kota yang sangat ramai di kunjungi orang bila waktu sore tiba.

Kemudian si keledai bertanya pada si kambing.......eh bro.....menurut lho cowok yang paling beruntung di dunia ini seperti apa sih menurut elho......tanya si keledai pada si kambing. Lantas si kambing pun menjawab .......cowok yang beruntung itu klo menurut gue mah iyalah.....cowok yang mempunyai pacar dengan seorang putri tunggal janda kaya raya.....yang ibunya sakit keras dan sebentar lagi mau kuit alias mati........dan bakal cepet dapet warisan jawab si kambing.
Kemudian si keledai pun berkata....hebat lho coy.....jawaban mu sangat tepat dan gue suka jawabanmu itu sahut si keledai lagi.



DI RAWAT

Si keledai yang masih muda ini tengah terbaring dirumah sakit dan sudah lebih dari sepuluh hari iya dirawat inap di Rumah Sakit. Selama ia di rawat inap di rumah sakit, ia berkenalan dengan salah seorang suster rumah sakit tersebut, yang kebetulan suster tersebut mempunyai wajah yang sangat cantik dan body yang sungguh menawan.

Maka pada suatu ketika, ketika perawat alias suster tersebut masuk kedalam kamar di mana si keledai sedang di rawat inap, si keledai pun tak kuasa lagi menahan perasaannya, dan ia berterus terang pada suster tersebut tentang perasaanya selama ini pada dirinya. Aku sangat mencintaimu sus.....kata si keledai merayu, dan gue tidak ingin sembuh biar gue selamaya disini, tidak apa asalkan gue bisa melihat dan selalu bersama kamu.........rayu si keledai lagi. Lantas suster yang cantik itupun berkata.......memang kamu tidak akan sembuh jawab si suster....karena ......karena apa tanya si keledai memotong pembicaraan sembari penasaran......karena Dokter memergokimu ketika kamu sedang menciumi aku......jawab si suster.....dan yang perlu kamu tahu.......bahwa Dokter tersebut pun dia juga sangat mencintai aku........hah....si keledai terkejut.......sialan.......!

Jumat, 16 Oktober 2009

Kambing In F Ria



RACUN


Pada suatu malam si kambing tengah jalan-jalan, dan ia sedang menuju ke sebuah club malam dengan tujuan untuk Clubbing, dan ketika si kambing tengah berada disana ia menjumpai seorang lelaki yang tengah duduk di sebuah meja didepan Bartender, lelaki tersebut hanya memandangi sebuah gelas minuman yang berada didepanya, lelaki itu terus dan memandagi gelas yang berisi minuman tersebut. Si kambing yang sejak lama memperhatikan lelaki tersebut kemudian mendekat dan ia langsung meminum minuman yang berada di depan lelaki tersebut sampai habis tampa harus meminta permisi dulu pada lelaki yang punya minuman tersebut.

Kemudian si kambing dengan agak penasaran lantas bertanya pada laki-laki tersebut......sorry bro......maaf gue telah meminum- minuman lho......abis dari semenjak tadi gue perhatien lhonya hanya memandangi minuman yang berada didalam gelas tadi........sorry elho jangan marah ya.......nanti gue ganti dengan minuman yang lain........si kambing berkata dan memulai pembicaraan pada lelaki yang berada disampingnya itu.

Lantas si kambing berkata lagi pada laki-laki tadi...oh ya....bro....kenapa kamu menangis, gue tidak sanggup dan tidak tahan klo melihat seorang lelaki menangis.....maaf ya bro bukanya gue ikut campur masalah elho...cuman klo gue boleh pengen tau kenapa sih elho menangis, tanya si kambing pada lelaki tersebut dengan penasaran.

Kemudian lelaki itupun berkata....bukan...bukan itu masalahnya....kemudian lelaki itupun bercerita pada si kambing tentang masalah pribadinya yang tengah dia hadapi sekarang ini, lelaki itupun bercerita panjang lebar......hari ini adalah hari yang sangat buruk yang terjadi dalam sejarah hidup gue bro bahkan mungkin yang paling buruk dalam sejarah hidup.......pertama-tama, pagi tadi gue bangun kesiangan dan gue terlambat hadir dalam Metting penting di perusahaan tempat gue kerja, sehingga bos gue memecat gue dan gue di keluarkan dari perusahaan tanpa uang pesangon, karena saya tidak ikut Metting penting tadi pagi, perusahaan bangkrot milyaran Rp.
Dan setelah gue di pecat dari perusahaan, ketika gue mau balik kerumah, eh mobil yang gue parkir di bawah gedung hilang di curi oleh para Curamnor. Dan ketika gue melapor ke kantor Polisi, polisi hanya bisa bilang mereka tidak bisa melakukan apa-apa, dan setelah itu ketika gue mau balik kerumah dengan naik taxsi, setelah gue membayar ongkos taxsi, dan sopir taxsinya pergi.....eh gue baru ingat ternyata dompet gue ketinggalan di dalam taxsi, dan setelah gue sampai di rumah, malah gue mendapati istri gue selingkuh dengan tukang kebon rumah gue.

Lantas lelaki itupun menceritakan lagi prihal yang menimpa pada dirinya pada si kambing, setelah gue mendapati istri gue selingkuh, maka gue mengusir mereka keluar dari rumah gue, pas tiba-tiba perut gue tersa mules dan pengen beolll.....eh malah pintu toilet nya yang terkunci, saking stres nya gue akhirnya gue pergi ninggalen rumah gue dan menuju ke club ini buat clubbing, untuk menghilangkan rasa stres gue, ketika rasa stres gue semakin memuncak maka gue kepikiran untuk mengakhiri hidup gue, dan tiba-tiba saja elho kambing datang dan muncul di hadapan gue dan meminum - minuman yang berada di dalam gelas gue yang sudah gue bubuhi racun serangga, dan akhirnya tak gue sangka, elho kambing yang menyelamatkan hidup gue, karena sesungguhnya minuman yang elho minum tersebut ada racunya..........hah...si kambing terkejut....makanya...jangan main samber minuman orang lain donk........!


MALAM PERTAMA

Si kelinci yang baru saja melangsungkan pesta pernikahanya memberitahu pada bokapnya tentang prihal malam pertama yang dia alami dengan suaminya tadi malam. Si kelinci berkata pada bokapnya jangan-jangan dia salah orang dalam memilih suami.
Ayah.....kata si kelinci...jangan-jangan suami saya itu hidung belang ayah, semalam waktu dia tertidur pulas dia mengigau menyebut nama seorang wanita tak henti-hentinya. Dan dia berkata lagi.....saya tidak mau sekalipun gratis.....begitu cerita si kelinci yang masih pengantin baru itu pada bokapnya.

Kemudian dia mengigau lagi ayah...dan berkata saya tidak mau kencan dengan kamu lagi, begitu katanya ayah.....si kelinci bercerita. Lantas sang ayahnya pun dengan penuh semangat mendengarkan cerita si kelinci putrinya itu dan menyela cerita si kelinci sembari bertanya.....apakah dalam igauan suamimu itu dia ada menyebut alamat si wanita tersebut......hah si kelinci terkejut .....dasar hidung tidak berwarna.....!


BELALAI


Pada suatu hari, anak si kelinci yang masih berumur lima tahun ini bertanya pada ibunya si kelinci, ibu...bu...pacaran itu apaan sih...tanya sang anak dengan polosnya....bingung atas pertanyaan anaknya tadi, maka si kelinci pun menjawab....kalau kamu mau tau apa artinya pacaran itu entar nanti malam kamu ngumpet dan intip kakak kamu yang lagi pacaran, entar kan ini malam minggu, si domba pacar kakak kamu itu pasti datang buat ngapelen kakakmu sahut si kelinci pada anaknya tersebut yang masih kecil.

Pas malamnya si anak kelinci tadi pun ngumpet di balik horden, mengintip kakaknya yang perempuan tersebut sedang pacaran, dan tak lama kemudian si domba pacar kakaknya pun muncul dan mereka sedang asyik ngobrol berduaan yang tampa mereka sadari di balik horden adiknya tengah mengintip mereka yang sedang asyik pacaran.
Ketika Si domba sedang asyik merayu sang pacar, say....bonyok elho ada ya dirumah kata si domba pada pacarnya.....lantas pacaranya pun menjawab ngak ada....mereka sedang pergi kekondangan, wow...asyik dong cuman kita aja berduan di rumah ini jawab si domba.....ya iyalah say....jawab sang pacar. Merasa aman karena mereka cuman berduan saja, si domba pun habis-habisan merayu dan mengombal pacarnya dengan seribu jurus kata-kata yang menusuk dan menukik kedalan hati....sehingga pacarnya pun hanyut terlena dibawa arus rayuan gombal si domba tampa banyak berkutik dan bertanya.
Dan pada keesokan harinya, pada suatu pagi nan cerah ceria.........si kelinci menghampiri anaknya dan bertanya pada anaknya tersebut. Nah bu.....sekarang saya baru tau apa artinya pacaran itu bu.....? kata sang anak pada si kelinci ibunya. Kalau kamu tau coba kamu ceritakan prihal kejadian tadi malam ketika ibu sama bapakmu pergi kekondangan.......apa yang dilakukan kakakmu dengan pacarnya si domba. Kemudian sang anak pun bercerita panjang lebar pada ibunya si kelinci, tadi malam bu.....saya melihat kakak dengan pacarnya sedang asyik mengobrol berduaan, dan tak lama mereka mengobrol lalu si domba menempelkan bibirnya pada bibir kakak, kemudian mata si domba melotot tajam memandangi wajah kakak, sesaat kemudian wajah kakak terlihat merah merona, lalu si domba memeriksa jantung kakak, karena dia tidak tahu dimana letak jantung tersebut, maka tanganya pun bergerak meraba-raba kesana kemari sehingga ia dapati ada dua buah gunung yang tinggi menjulang.

Dan tak lama kemudian bu......cerita sang anak pada ibunya si kelinci, si domba merasakan ada getaran yang bergerak-gerak dan terus menyeruak di dalam celananya. Dan setelah membuka resleting celananya, dan memang bener bu.....ternyata ada belalai panjang keluar dari balik celananya tersebut. Terus-terus si kelinci menyela cerita anaknya sembari sangat penasaran ingin tau......terus bu.... karena merasa kasihan belalai si domba yang bergerak-gerak tersebut, maka kakak pun merasa kasihan dan berusaha untuk menolongnya sembari dia meremes-remes itu belalai, dengan tujuan untuk mematikan belalai tersebut, tapi malah belalai itu bertambah panjang dan besar, dan karena belalai itu tidak mau juga mati, maka kakak pun memakan belalai itu, dan terdengar suara si domba meringis seperti orang kesakitan.
Karena belalai itu terus saja masih hidup, meski kakak telah meremes dan memakanya, maka kakak pun merasa kasihan dan cepat-cepat kakak melepaskan semua pakaian dan celananya, kemudian kakak meduduki belalai tersebut supaya mati, tapi belalai itu benar-benar kuat, kakak mendudukinya berkali-kali, sementara si domba pacarnya si kakak, terus meringis kesakitan, karena belalainya belum juga mati, namun tak lama kemudian belalai itu pun muntah dan mati di duduki oleh kakak, dan si domba pun tidak meringis kesakitan lagi, dan sesaat kemudian ia pun tersenyum. Demikian bu ceritanya tentang apa yang saya liat tadi malam......kata sang anak pada ibunya si kelinci......dan mendengar cerita sang anak tersebut si kelinci langsung jatuh pingsan tak berdaya......mbe..mbe....belalai....belalai..... awas jangan jorok cuman belalai doank....!

Kambing In E Ria


GADIS IMPIAN

Pada suatu hari si domba bercerita pada si keledai tentang gadis impianya, sewaktu gue duduk di bangku SMU dulu gadis yang kuimpikan adalah gadis yang bertubuh aduhai dan sintal papar si domba pada si keledai. Pada saat itu, aku pacaran dengan gadis yang sangat aduhai, tapi ternyata dia tidak mempunyai nafsu, jadi nya gue ya.... ngambil keputusan untuk udahan saja, abis ceweknya ngak ada nafsu, sedanga gue sih....sangat membutuhkan yang bernafsu si domba melanjutkan ceritanya. Lantas si keledai menyahut mungkin elho dom....pacaran ama gadis jadia-jadian kali.....ah elho dai....ada-ada aja sahut si domba.

Kemudian si domba melanjutkan ceritanya, nah ketika gue memasuki perguruan tinggi alias jadi seorang maha.....mahasiswa ghito, maka aku pacaran sama gadis yang bernafsu, tapi sayangnya dai.... si domba mengilah, sayangnya kenapa tanya si keledai...? ya ...sayang nya ternyata gadis tersebut sangat emosional, segala sesuatunya di lakukan dengan sangat tergesa-gesa, dan ia selalu berteriak-teriak, ach...ach...ach...ghito, maka gue putuskan itu cewek. Dan setelah itu gue mau cari seorang cewek yang mempunyai stabilitas yang sangat tinggi, yang bernafsu namun tidak tergesa-gesa dan terkendali.

Akhirnya...dai....gue dapatien juga itu cewek yang sangat stabil, tetapi ia sungguh sangat membosankan, ia tidak pernah merasa senang terhadap sesuatu. Dan gadis itu pun gue putusien lagi, cerita si domba pada si keledai. Lantas lho dapat penggantinya....tanya si keledai pada si domba...la iyalah malahan pacar saya ini sungguh sangat memiliki keriangan yang luar biasa....sahut si domba. Ia begitu bersemangat mengerjakan sesuatu, dari hal yang satu ke hal yang lain,dari hal yang baru ke hal yang baru lainya lagi. Tapi justru gue dai....yang tidak sanggup mengimbanginya dan akhirnya gue pun menyerah maka kami pun bubaran.

Nah......selesai kuliah...cerita si domba lagi pada si keledai, akhirnya gue mendapatkan gadis yang memiliki ambisi yang sangat besar, dan akhirnya dia gue nikahi, tetapi ternyata ambisinya terlampau tinggi, akhirnya kami pun bercerai...lho kenapa cerai sahut si keledai...ya kenapa ngak sahut si domba...wong seluruh harta milikku dia ambil semua karena dia sangat bermbisi ingin memilikinya.
Lantas sekarang cewek yang macam apa yang menjadi impian lho domba.....tanya si keledai pada si domba....? ya .....cewek impian gue sih cewek yang dengan tubuh aduhai and bahenol lagi.....sialan lo.....!



SUAMI IMPIAN

Si kelinci bercerita pada temennya mengenai suami impianya, suami yang gue dambaien adalah yang bisa melawak dan senang homor, pandai bernyanyi, dan sangat pandai dalam bercerita, kata si kelinci pada temenya. Yang klo malam dengan setia menemani dan menghibur gue di rumah, yang tidak suka marah, yang hanya diam, dan tidak suka pergi kemana-mana, papar si kelinci lagi pada temenya.

Lantas temenya si kelinci pun berkata....gue rasa lho kelinci bukan cari suami.....yang elho perlu adalah pesawat Televisi bukan seorang laki-laki.....kilah temenya....abis...!


ULANG PERKAWINAN

Untuk merayakan ulang tahun perkawinan mereka yang ke delapan, si keledai dan istrinya mengadakan perjalanan tamasya ke luar kota. Ketika sedang di dalam mobil menikmati pemandangan alam pegunungan dan desa-desa yang mereka lalui, tiba-tiba ketika mereka sampai pada suatu pertigaan, dan mereka melihat ada tulisan sumur ajaib, silahkan belok kanan.

Karena didorong oleh rasa ingin tau dan penasaran maka si keledai dan istrinya membelokkan mobilnya ke arah kanan, mengikuti arah yang ditunjukan oleh tanda tersebut. Dan akhirnya si keledai dan istrinya menemukan juga sumur yang dimaksud tadi. Si keledai turun lebih dulu dari mobilnya dan membaca keterangan dan peringatan yang ada disana, konon katanya menurut cerita dan shahibul hikayat, jika kita melempar sekeping uang logam kedalam sumur tersebut seraya berkata dan meminta permintaan kita, maka seluruh permintaan tersebut bakal di kabulkan.

Maka si keledai dengan cepatnya meregoh uang logam dari sakunya dan melemparkanya kedalam sumur tersebut sembari mulutnya komat-kamit sambil berguman meminta sesuatu. Kemudian tak lama pun si istri keledai datang menghampiri dan melihat apa yang tengah dilakukan oleh suaminya si keledai. Dan tak lama kemudian si istri mengikuti tindakan suaminya si keledai, dan sayang nya istrinya si keledai berdiri terlalu dekat dari bibir sumur tersebut. Akibatnya ia kehilangan keseimbangan dan dan tubuhnya oleng akhirnya ia pun terjatuh kedalam sumur tersebut.
Dan alangkah terkejutnya si keledai mendengar suara seperti ada benda yang jatuh kedalam sumur tersebut, dan spontan si keledai berkata....hah.....tak kusangka bahwa permintaanku akan terkabul secepat ini......huss....kualat ngedoain istri cepet mati....!



TERAS RUMAH


Ayahnya si kelinci merasa sangat marah dan terganggu, kerena putrinya si kelinci yang hampir tiap malam berpacaran di teras rumah. Suatu malam sang ayah sudah tidak tahan lagi melihat tingkah laku si kelinci, apa yang kamu kerjakan sih....tiap malam duduk disini...tanya sang ayah pada anaknya si kelinci.

Lantas si kelinci pun berkata pada ayahnya......ayah teman saya itu sedang menceritakan semua yang ada di dalam hatinya padaku. Hmm.....hmmm.....lain kali kamu suruh dia menceritakan apa yang ada dalam kepalanya saja, jangan yang ada di dalam hatinya....ayah jamin hal itu akan lebih mudah dan jauh lebih ringkas .......kata sang ayah, yang sangat jengkel pada putrinya tersebut.

kambing In D Ria


PACAR AIDS

Si kelinci yang masih muda dan belia ini menemui seorang phksiater, dan menceritakan tentang masalah pribadinya. Dokter....kata si kelinci, saya merasa amat sangat marah dan kesel sama pacar saya, sehingga saya memanggilnya lelaki gila dan bangsat yang tidak punya perasaan....papar si kelinci pada sang phksiater tersebut. Adakalanya saya rasa dia sangat keterlalauan dan kadang saya pikir memang pantas saya memanggilnya begitu.

Oh..ya...Hmmm...panggilan itu memang sangat melampaui batas dan sangat keterlaluan untuk seseorang..kilah sang dokter....lantas si dokter pun bertanya lagi....mungkin kamu punya alasan tersendiri sehingga memanggilnya demikian. Ceritakanlah pada saya, agar saya dapat memberikan jalan solosinya yang terbaik. Ya...memang ada sahut si kelinci......pada suatu malam kami sedang berduaan di dalam mobil sambil ngedeaht alias pacaran.......dia pegang tangan saya....hah dia pegangan tangan kamu...tanya sang dokter. Dia pegang tangan saya seperti yang dokter lakukan sekarang ini. Kalau hanya seperti ini kamu tidak pantas memanggilnya dia gila dan bangsat. Itu kan tandanya berarti dia tidak mau berpisah dengan kamu dan dia sangat sayang sama kamu...papar sang dokter lagi.

Lantas si kelinci bercerita lagi....kemudian dok...dia merapatkan badanya kepada saya dan memeluk saya, terus dia menciumi dan mencumbui saya. Lantas sang dokter pun mendekat lagi pada si kelinci sembari langsung menciumi si kelinci.....apakah dia melakukanya seperti ini, tanya sang dokter setelah mencium pipi si kelinci. Ya ....sahut si kelinci seperti inilah dia perlakukan saya seperti yang telah dokter lakukan tadi pada diri saya. Yah...kliah sang dokter kalau seperti ini mah kamu tidak pantas lagi memanggilnya dengan panggilan demikian.

Tapi.....si kelinci menyahut...tapi dok bukan hanya sampai di situ.....dia juga memegangi buah dada saya dan merabanya dokter. Seperti ini kah sahut sang dokter...yang langsung tanpa pikir panjang meraba dan membelai buah dada si kelinci yang montok dan bahenol itu. Iya ...dok...persis seperti ini jawab si kelinci...yang seolah tidak merasa malu kalo tubuhnya sedang di exsploitasi oleh sang dokter yang di kunjunginya. Ini sih masih belum seberapa kata sang dokter...lagian ini biasa aja lagi...kilah sang dokter pada si kelinci.

Tapi dok...sahut si kelinci....bukan sampai disitu saja dia pacar saya itu membuka seluruh pakaian saya sehingga tubuh saya tidak mengenakan sehelai benang pun, lantas si dokter pun bertanya kenapa kamu tidak melarang dia melakukan hal tersebut tanya sang dokter, ah.....tidak dok sahut si kelinci.....malah saya merelakan diri saya dan kehormatan saya, karena saya sangat sayang dan mencintai dia, Lantas sang dokter mendekat lagi pada si kelinci dan tanpa malu-malu langsung membuka seluruh pakaian si kelinci sembari bertanya......apakah dia melakukan hal yang seperti ini...tanya sang dokter...ya...ya...sahut si kelinci persis seperti ini, yang dia lakukan pada diri saya papar si kelinci lagi.

Kemudian Dok...dia melakukanya dan menyetubuhi saya......hah sang dokter terkejut. Ya iyalah saya sih mau saja karena saya cinta dia kilah si kelinci lagi. Selang beberapa menit kedepan si dokter pun bertanya......apakah dia melakukan seperti hal yang kita lakukan barusan tadi (sexs)....iya dokter......persis seperti itu. Ya......memang seperti itulah yang kami lakukan berdua saat kami sedang berada di dalam mobil kata si kelinci lagi.

Lantas si dokter bilang.........ini sih masih belum bisa di panggil gila dan bangsat lagi......kata dokter menyela seolah tidak mempunyai rasa malu terhadap apa yang telah dia lakukan tadi sebelumnya, berati dia sangat membutuhkan kamu........kilah sang dokter lagi.

Lantas dok........si kelinci pun berkata........pacar saya tersebut bilang dan memberitahu pada diri saya bahwa sebenarnya dia menderita dan mengidap Virus HIV dan sedang menularkanya pada diri saya.......persis sama ketika Virus tersebut saya tularkan pada dokter.......apa sang dokter terkejut........dia menderita AIDS......ya iyalah dok......sahut si kelinci.......nah klo yang demikian baru bisa di bilang dan dikatakan gilaaaaa........dan bangsssaaaatttt.........si dokter menyela sembari sangat kesal terhadap apa yang telah dia lakukan tadi.



MIRIP SIAPA

Si keledai yang telah tua dan uzur tengah terbaring diranjang dalam keadaan sekarat dan hanya menunggu ajal mejemput. Sedang di sampingnya sang istrinya menemani, lantas si keledai pun berkata pada istrinya.....mam....sikeledai pun meneruskan perkataanya dengan terbata-bata.......selama ini ada sesuatu yang mengganjal dalam benak dan pikiran ku yang harus aku ungkapkan kepada kamu sebelum ajal menjemputku kata si keledai pada istrinya.

Iya..pap...sahut sang istri....lantas si keledai meneruskan perkataanya........saya harap kamu mau menjawabnya dengan jujur padaku .....lantas si istri pun berkata katakan apa yang hendak papi tanyakan pada saya.......saya akan menjawabnya dengan jujur papar sang isrti lagi.

Mami.......kamu tau kan si Merry anak kita yang pertama sangat cantik dan manis kemudian si Tono anak kita yang kedua dia sangat gagah dan tampan.......tapi saya heran mam.......pada anak kita yang ketiga si Dodi, kok wajahnya sangat jelek sekali dan otaknya pun bodoh serta adat dan tabiatnya susah di mengerti.......katakanlah mam.......sebenarnya dia anak siapa sih.........si keledai berkata.

Mendengar hal yang demikian itu istri sang keledai pun menangis tersedu dan terisak........jangan takut katakanlah sejujurnya mam.......sahut si keledai lagi.........aku tidak akan marah pada mami.......katakanlah......baik......baik pap........saya akan beritahu hal yang sebenarnya........justru si Dodi itulah anak papi yang sesungguhnya.......sedang kakaknya bukan anak papi yang sebenarnya tapi anak orang lain makanya dia lebih cantik dan tampan.......tidak seperti papi yang jelek dan bodoh lagi.......hah......si keledai terkejut........! weleh....weleh.....!



NGINTIP

Si keledai yang suka sekali melakukan hal-hal yang aneh ini pada suatu hari, dia tengah mengintip pembantunya dirumahnya sendiri yang sedang mandi di kamar mandi. Tapi sialnya pada saat itu istri si keledai mendapati dan memergoki dia tengah mengintip pembantunya tersebut.

Sambil menjewer telinga si keledai.......sang istri nya sangat marah dan kesal pada si keledai suaminya. Nah sekarang kamu baru tahu rasa......kepergok oleh saya bentak sang istri pada si keledai. Namun si keledai yang di kenal banyak akal dan caranya ini, berkilah dan menyanggah pada sang istri, tengah apa yang dia lakukan tadi sebelumnya.

Bu.....Bu......kamu jangan marah dulu sahut si keledai pada istrinya.......saya ngintip hanya untuk cari bukti dan informasi bener apa ngak sih pembantu kita yang menghabiskan sabun mandi kita......karena akhir-akhir ini sabun mandi kita cepet habis. Kemudian sang istri pun menjawab oh....betul.....ya.....ya......kamu mau coba intip lagi. Jika ternyata dia yang menghabiskan sabun mandi kita maka akan ku potong gajinya....sahut sang istri.

Kamis, 15 Oktober 2009

Hypert Sexs



HYPERT SEXS
Sebuah kata yang tentunya ngak asing lagi donk ditelinga kita, ya… namanya hypert ditambah sexs lagi, tentunya suatu kata yang agak keren dan emang, memang keren, Tapi ngak sembarang orang mempunyai kelebihan atau dapat dikatakan hypertsexs, karena apakah itu dapat dikatakan suatu penyakit, kelainan yang terjadi pada jiwa seseorang, atau sebuah, keahlian tersendiri atau yaa… apalah namanya. Tapi ya kalau dipikir-pikir dengan akal sehat, yang namanya kebutuhan biologis kita sebagai manusia yang normal pastilah ada, dan tentunya itu harus, kalau kita tidak perlu yang demikian, maka dapatlah juga dikatakan itu tidak normal atau kurang sempurna, pada diri kita yang tidak mau atau bahkan tidak kepengen sama sekali untuk melakukan yang begituan…ach.




Tapi disisi lain, bagaimana kalau itu sampai dikatakan yang sangat berlebihan atau hypert tadi, ya, artinya seseorang yang memiliki keinginan untuk melakukan hubungan seks secara berlebihan, ya …itu…lagi…lagi…lagi…dan lagi, yang karena ia merasa memiliki sesuatu yang luar biasa, eh.. atau luar binasa…? Sayang hasrat yang bersemayam dalam dirinya tak sebanding dengan tali kendali iman serta pelana ketaqwaan yang ia miliki, hingga hasrat yang dimilikinya berlarian tak tentu arah, menerobos norma-norma susila dengan berkumpul dan bergomal, memelihara gundik atau dengan menjual keperkasaanya atau hypert nya tadi sebagai gigolo.



Diera akhir tahun 2008 kemarin, pernah ada sebuah film yang bercerita tentang suka dukanya menjadi seorang gigolo, tapi harus kita akui dan akui, bahwa tidak sembarang dan tidak segampang itu seseorang mendapat jolokan seorang gigolo, Ya tentunya disamping harus memiliki wajah yang sangat lumayan, serta bentuk tubuh yang perkasa nan atletis, juga tentunya tak kalah penting dan mungkin tidak sembarang orang memiliki kelebihan ini, yaitu ia paling tidak harus mempunyai yang satu ini, hypert atau hypertsexs. Bayangin aja, ada seorang gigolo pernah cerita, apa betul apa ngak, tapi yang jelas sebagian orang tau propesinya sebagai itu, pria itu berkata bahwa karena merasa berlebihan syahwatnya (hypertsexs), ia dapat melakukan yang gituan..sampai tujuh kali dalam satu malam…wow bayangin aja…..! Tentunya kalau dia punya istri, mungkin sang istri tak berdaya melayaninya hingga membiarkan suaminya jajan alias endehoy kepasaran bebas, untuk menumpahkan rasanya bersama setan-setan betina yang binal. Ya ampunn… lalu bagai mana dengan wanita yang hypertsexs…?



Pernah suatu waktu, pada sebuah Stasiun Telivisi swasta, seorang ibu rumah rumah tangga dengan bangga menuturkan kebinalanya, yaahhh…ia merasa berlebih syahwatnya, dan terpaksa atau membiasakan dirinya berulang kali melakukan dengan suaminya. Dan ketika hasrat itu memuncak, sedangkan suaminya berada diluar alias sedang kerja. Ia pun mengundang seorang jalanan yang pernah ia kenal, entah itu mantan kekasih, bahkan teman suaminya sendiri untuk melampiaskan dan meluapkan beban syahwat yang menjeratnya. Mungkin ini salah satu ciri dan tanda dari kedunguan dari salah satu makhluk Tuhan di bumi ini pada zaman yang mungkin segera akan berakhir.



Padahal diri yang baik adalah diri yang selalu terpelihara dan terjaga, taruhlah diumpamakan sebagai sebuah pusaka. Maka pusaka yang baik adalah pusaka yang selalu terpelihara dan terjaga, yang bakal dipersembahkan buat orang yang terkasih dan tersayang kelak sebagai teman dan pendamping hidup sampai ajal menjemput. Bukan malah diobral dan disalurkan bukan pada tempatnya, yang akhirnya rugi itu bukan pada orang lain, namun secara hakiki kerugian itu justru menimpa pada diri kita sendiri tentunya. Oleh di karenakan, kita sudah tidak mempunyai pusaka lagi yang bakal kita banggakan buat orang yang kita cintai. Saat dimana waktunya telah tiba, ijab kabul pun tercipta, saat haram menjelma menjadi halal, saat maksiat menjelma menjadi ibadah, saat dimana larangan menjadi anjuran hingga akhirnya amanat Tuhan Nya pun tertunaikan.



Namun harus kita akui itu semua, bahwa apa pun namanya hypersexs kek… atau oversexs kek..namun yang jelas semua kejadian dimuka bumi ini tentunya semua bersumber dan bermuara dari Tuhan itu sendiri, ya… hanya kita sebagai manusia harus menggunakan kelebihan akal kita untuk menyimak dan mengsikapi ini semua, apakah ini akan dijadikan pelajaran dan hidayah, atau sebagai sarana untuk menyalurkan hal yang kedua….Nafsu. Tentu semuanya terserah dari diri kita sendiri dalam menyikapinya.



Rasulpun pernah memberikan wanti-wanti begini, hai kau kaum muda, apabila dikau sudah mencapai saatnya dan waktunya, maka bersegeralah engkau untuk mencari pasangan hidupmu, namun jikalau dikau tak sanggup jua pun, maka hendaknya dikau berpuasa, berolahraga dan membikin kegiatan yang bermamfaat guna meredam nafsumu, agar supaya jangan sampai nafsumu menjadi tuan dalam dirimu, tapi harus sebaliknya kamulah yang mengendalikanya agar jangan sampai dia yang menjadi tuanmu, dan tentunya bertaqwalah pada Tuhanmu oleh karena Dia lah sebaik-baik tempat kembali bagi dirimu.

Senin, 12 Oktober 2009

Houri


HOURI……

Closed friend, you will hear my this story. Its its there is houri transforming my fore part….? You surely will not trust to me non….? Ah, have! I will depict to through word order and drone voice which hide to long. Possible, you will say that me have MADNESS. Yes! I closed friend madness! I really cleanse used up all last liver content of pass all word line. My extort all my brain content so that I do not more than a old ass. Today I cannot think goodness. I cannot converse goodness. I really mad closed friend.

Houri, truely correct. The Creator will never lie closed friend. I know all of you trust that. she go down hence water beloved go out to sea seven ocean. its Eye light. Smile. Bolder altogether than dancing noon which stinging. I see it closed friend. Tonight. Moment Everybody a moment doze. I nuts about pursuing him. Houri alight from sky address a is bad. Knocking dusky side at heart my. Drawing all illiquidity of myself. Enlightening every dark side of my liver. She said, I may not continue this dark side.

That houri of blue smile. Schmalzyly of its face. I bowed by shame stare at him. Wind tonight lure me. My face squeeze hue. I have never as ashamed as this. I have never as happy as this. Have never closed friend. Even if I have never. Addressed soft vibrate my liver to him. I difficult laying open closed friend him. One definitive matter…..! I enjoy altogether at heart. Just xself. And only him understanding.

I say, that I take a fancy to him. I thirst for to sit side by side with him. I enquire how to. Becoming modestly its reply . Oh…. God.. I am like one who get oasis in the middle of desert. Do not, far exceed to feel that. I difficult laying open him. She do not love me because me like pious people. She do not love me because me have white husk to have, enough its estae, enough her horizon and science, do not………! Isn’t at all. She is only loving me because my me. Oh….. Rabb… sprout in longing fresh vegetable even also arrive

Fly my heart with wind tonight. Sit side, I am in night rainbow. Play together star. Animal night address me. I here the beside kowtowing. My thanks of my the infinite . Hence enjoying your The infinite which you………? I ignore what is my couple him. But I feel calm so tonight. Do not because is beautiful . But because integrity its liver. Do not because smiling. But because is candid . I cannot look away far from him. All that in gold hutch. I like in it. I happy become its prisoner.

Make happy that flower…… soft voice. Thunder sting throw I is muddy land. Sink then froze up. I have never thinked that any this his. Simple. " shar with him" its voice is again heard. Oh my Good…..what is this…….? Non, not because of I do not willing to. But I do not can. I enough with him. I do not ask them which is . I do not ask pretty them. I have never claimed more. Plan more than anything else this my Lover…..



I am only last falled headfirst. Frost in rain turning into snow seed. My pass under the yoke. But I is grateful, because Thou give to feel that come again. After disappear. You change with is better. And always You him. Do not even if You . Owner Houri….. which its liver full of moderation. Possible I are wrong is true. Or possible I is true there is wrong. I have never can understand likely. Repeatedly I try. Repeatedly also I fall headfirst. Crawl, slow, slow, more slow again. Just to be able to tell to it. Thou have the to forgive I. In fact I do not ready to to shar. Possible I do not be simple enough for you. Possible


I are is candid to the all this. When candid me here hence setting a mind at rest me. I entrust altogether. In wind, in night, in cloud. If you have to go. Possible this best is true for the mu of. If you know to lose that so. Loving for me do not as easy as hating. Really I do not ready to.

Flowerbed I sit by xself. Once in a while angel come amuseing me. Reading off Maryam letter of[is the holy maiden. Then joining him with Thaha. I smile. Then huddle up man have that beautiful face . I tell to it. Today I weep. I really is weeping. I really me do not willing to by xself. Sit to plung in thought. Submit to my Creator. If there are any best. Hence delivering from outside both. Giving I am something from outside this garden. From within forest. From within jungle. From dale. From sea manger. From sand desert. Give I am something from something from one of them. I really this flower do not willing to again.

Sorrowfully Is then kept quiet. I have promised . If When there's nothing knock my liver of hence me freeze this liver. Keep quiet then enjoying him from dark side in my liver alcove. And You agree him. Chap but my liver still not yet smiled. Once in a while I try him. Once in a while. I try to look for to smile missingly. Once in a while. I try to inform that I still here. Waiting liver in is silent……

Thanks specials appearance for
Kt pujangga……

Heaven


My heaven WHERE

Wow… if until this question go out from our in most subconsiousness, about thought up what is our marrow and our liver it is of course will a this question. Put a imagery which we take away from a old world story and now, which this story it is of course will still going on and continue to the last of earth even also go against, the stomach to rotate and going in activity of its giration encircle sun.

The time and history write, where a mother justly mention of its name , she is only can free laugh and smile to satisfy, which its’n he realize that overcome few minutes, he have borne its baby. He very happy and like it is of course, because have passed moment - difficult moment among struggle for life and death, and also adversity a number of and grief during less or more than Nine months have contained its baby, which represent its love fruit at its husband, extant born of is the the baby. Particularly again what a at pleasure when seeing its baby born safely do not less any one also, darling but what will word, eh… in the reality and in the reality momentary gladness joy from face of is the the hare goddess, only a momentary reflesi and in the reality, the this hare goddess of suffering a schizophrenia, what for him the no other is laughing and weeping do not alter to him the same. Emptyness and all nothing;there is no meaning.

How then the baby, yes.. which is its name also baby, weeping that is a part of him, representing a repleksi between will and do not, and it is of course this matter a which more understanding and knowing is the the mother alone. Arise a question mark decorating our mind, then the who is the the father…?, and if history even also may be rolled back by life story will the the this hare goddess, in the reality out of senses him and psychopath of is no other, because accident befalling x'self, what in fact she do not ready to take a beat to weight castigating its it him is of course. About less than seven rearward months, the this hare goddess have been remained to go by one who represent berth and a spark of life his. Yes the who is if non the beloved husband, too have the heart, non four and five again. She have to is just elapse the than side of the wife which he is know the its wife have contained. And this matter make the the this Goddess Hare of fallen down at in most sorrow dale, which he have feel and enjoy in its life history. Which cause he experience of head vibration, she is even also adjudged as one of the corps one who is mad.


And it is of course our grateful , if the our mother is one who long our attendance will in its womb, our in love content and ungrudgingly take care of us, from small become actor as our stage act.
on this earth, because it is of course infinite service, from the our own mother. And there is that beautiful matter again from goodness all, she always prayer and request with safety liver full and perfection will live by x'self.

And again it is of course we, make proper gratefully our birth will this, because we do not be borned from a mother, which do not will its its his, do not meaning long will attend is the baby, and even do not which know later take care of and educate us, and unlikely as respects to that happened if and for example us borned from a the mother which is, spelling out members amnesia, and again make proper presumably we grateful of this thing, because we do not become one of the example of and example from life is the mentioned hare goddess.


our Marrow mind it is of course, forgiveness ( red_) what a feel small him and suffering him. The child if soybean cake that he have been borned from womb a woman which actually he is amnesia. But don't be wrong first, our old fellow even also it is possible that amnesia and madness because our deportment and act, mischief, and indulgence from our own, it is possible that cause and not rarely this matter happened and become a real story scenario, in the world of act which is have world coronet is not legitimate theater, but world definitive real act there is effect later after doing.

Try…ok gays… let us pay attention, sorry and forgiveness again , where all the father which oblivious sometime of religious service, saking and saking, very busy his its he will do, No…..earn life a few little which there must be perforced to ungrudgingly and have to…have to…have to….trust, because with one classic reason, that fulling up of life which always hard knocked over, poorness yes possible this word which often and recognized by many people, a lot of even very stupid if people will live in this level, even so that happened the no other and do not rule which must and have to it is of course, we are at one's feet of Comand the stage manager, which no other God is of it self, which have marked with lines and specify law, that we have to like this, even we have tried competently we, if not can, Yess….. there is no help for it that's best for us.

accepting fatefully and can did, of course, because he is lazy, but she is know will act their his self, that he have to at one's feet of its rule, quit of but its his, to which do not accept of this thing, and feel small at humanity, go against the stomach with act as a is impecunious, and do not a few little have to do and change scenario variously which of course impinge from rule of the game which have been specified by its. The infinite as the mentioned stage manager, Finally a few little, because going against the stomach life will a poorness in for damage, and immorality, a few little from old fellow we have to gamble, cheating, stealing even also she of conducting come from do not the including one of the mentioned word criterion, impecunious Impecunious, Impecunious, Impecunious word you a lot a fear.


Continue at the father, they is not mad like the mentioned hare goddess, they conciousness, even they do not a little a few little people as which looked into, and have wide, and also with wold title earring a number or what girded his its, why this matter of can happened…? But its of their madness, yes estae madness, mad domicile, madness all estae and all smelling world, what it is said this world surely its contents, part and easiness, ethss but don't be wrong, world only momentary easiness, try hard aja which is dead, what they can return again spelled out members the wold, with happened warehouse and bliss. even estae which abundance even also have to be remained off hand.

All act done by the mentioned father, yes.. it is said may be spelled out members one of the cause, all these of father do just for beloved wife and children, and yess.... it is of course to we are as child. So that not gird and do not deal with mentioned fearful word which very is, impecunious.

A asking liver, there any goal and desire, from us the child to lessen our old fellow burden..? or on the contrary like matter which above mentioned become problem and burden to old fellow. If may gue borrow this words, with tawadhu, patient, qana'ah, and debasement and also our liberality. Economize to estae, do not revel and waste on unjustified money, and is not proud or even is not dazzled even if of estae…. ? and possible the father even also will be more many time for the religious service of, studying many, and feel enough of money which God give, tampa have to scarbble and hard work, sweat of brow, even conduct its his naive things, possible he will feel more very ashamed if he conduct theft, deception, even a work which it is said from first hitherto very modern world popoler this time, thief yes thief..….ya….. this is very word and popoler become hungering of someone, what do not feel small at His the infinite, but which blush at humanity and creature.

Flashback story gays…… from the father, how with the mother, what also estae madness deportment of child will its…? And all him do conduct for the shake of the beloved child..? arise a statement …? Who is better between missing woman of memory like the mentioned hare goddess, or with missing woman of memory that x'self is esquire woman and he its, have to take care of x'self and its, but also will do any kind of, will close aurat, like to do slander, also undoubtedly conduct activity of life night, also there is which until volunteer have to prostitute road edge x'self, and have thought up to trace that all, to perpetrator the life tonight, they have to volunteer conduct that, wrongly one reason, is for the shake of closing over and answering the demand of family, for us the the child. Behold women - purel woman which must volunteer dance below under light and it him, dark life of night, in karaoke and club, and under the cloak of and also the reason of which at most, because for the shake of closing over family living cost particularly to the child.

And we it is of course as child, volunteer and our pity if until have to see of this thing happened, and if this matter befall at our life, and what having to us, what do you do….? Volunteer we are as the child have to see father we have to become a deceiver, and let the the mother have to vend public road x'self until doom fetch him…...? Or do not a few little old fellow desisting to cheat after seeing the the diligent child of prayer and is clever, and many real example of which we meet is live. In the reality a answer which beautiful heaven is world the no other, house where one who reside in , one who bow and confess and also bow to His the infinite, the diligent father work and candid with result of which he accept are there him, and always have religious service and guide its family, to be protected from Hell torture later, and where the mother which always take care of its honour, and to the Child which is obedient always obedient and its old fellow, diligent and also assiduous and will claim and continue.

claiming of religion, even have to live with title [is] which [is] very daunted [by] many people, impecunious, impecunious yes, but in the reality that word non fearful matter for them, because them have found beautiful answer at the opposite of all life secret which is the full (of) this mystery, Yess….. this is my heaven… and…. this is my palace.

Minggu, 11 Oktober 2009

Surga


Pantaskah Surga Buatku

Wow…Kereen donk kalau sampai ini pertanyaan keluar dari lubuk hati kita yang terdalam, kira-kira apasih yang terpikir dibenak kita dan hati kita tentunya akan sebuah pwertanyaan ini. Taruhlah sebuah perumpamaan yang kita ambil dari sebuah cerita dan kisah masa lampau dan sekarang, yang mana cerita ini tentunya akan terus berlanjut dan berlanjut sampai akhirnya bumi pun merasa bosan untuk berputar dan melakukaan kegiatan rotasinya mengelilingi matahari.


Sang sejarah dan waktu menulis, dimana seorang ibu (sebut saja deh namanya kelinci), dia hanya bisa ketawa lepas dan tersenyum puas, yang tampa ia sadari bahwa beberapa menit yang terlewatkan, ia telah melahirkan bayinya. Ia sangat gembira dan senang tentunya, karena telah melewati saat – saat yang sulit antara perjuangan hidup dan mati, serta sederet kesusahan dan penderitaan selama kurang atau lebih dari Sembilan bulan telah mengandung bayinya, yang merupakan buah cintanya pada suaminya, yang berwujud lahirnya sang bayi tersebut. Terlebih lagi betapa senang hatinya ketika melihat bayinya lahir dengan selamat tak kurang satu apapun jua, tapi sayang apa hendak dikata, eh… ternyata dan ternyata kegembiraan yang sesaat dari wajah sang dewi kelinci tersebut, hanyalah sebuah reflesi sesaat dan ternyata ehh ternyata, sang dewi kelinci ini mengidap suatu penyakit jiwa, yang baginya tak lain adalah tertawa dan menangis tak ubahnya bagi dia sama saja. Hampa dan semua tak ada arti.




Lalu sang bayi ghimana donk, ya.. yang namanya juga bayi, menangis itu adalah sebuah kebahagian dari dia, yang merupakan sebuah repleksi antara mau dan tidak, dan tentunya a kan hal ini yang lebih mengerti dan tau adalah sang ibu sendiri. Timbul lah sebuah tanda Tanya yang menghiasi pikiran kita, lalu siapa sang bapak…?, dan kalau sejarah pun boleh diputar mundur akan cerita kehidupan sang dewi kelinci ini, ternyata dia hilang ingatan dan sakit jiwa tak lain adalah karena musibah yang menimpa dirinya, yang sebenarnya dia tak sanggup untuk menerima pukulan berat yang mendera pikiranya tentunya. Sekitar kurang dari tujuh bulan kebelakang, sang dewi kelinci ini telah ditinggal pergi oleh orang yang merupakan tambatan dan harapan hidupnya, ya siapa lagi kalau bukan sang suami yang tercinta, terlalu tega, bukan empat dan lima lagi donnnkk, dia harus berlalu saja dari sisi sang istri yang ia tau sang istrinya tersebut telah mengandung. Dan hal inilah yang membuat sang Dewi Kelinci ini terjerambat pada lembah kedukaan yang terdalam, yang pernah ia rasa dan nikmati dalam kilasan sejarah hidupnya. Yang berakibat ia mengalami guncangan jiwa, sehinga dia pun divonis sebagai salah satu dari kumunitas orang yang sakit ingatan.



Dan tentunya besyukurlah kita, jika sang ibu kita adalah orang yang merindukan akan kehadiran kita dalam rahimnya, menyanyangi kita dalam kandungan dan dengan rela merawat kita, dari kecil sampai jadi aktor sebagai lakon pentas dimuka bumi ini, tentunya karna jasa yang tak terhingga dari sang ibu kita sendiri. Dan ada hal yang terindah lagi dari dibaik semua itu, dia selalu berdo’a dan bermohon dengan sepnuh hati akan keselamatan dan kesempurnaan hidup dari diri kita.



Dan sekali lagi tentunya kita, patut bersyukur akan kelahiran kita ini, karena kita tidak terlahir dari seorang ibu yang tidak tau akan kehamilanya, tidak tau arti merindukan akan hadirnya sang bayi, dan bahkan tidak tau bagai mana kelak merawat dan mendidik kita, dan tak mungkin akan hal itu terjadi kalau seandai dan semisal kita terlahir dari seorang sang ibu yang, yaaa…..boleh di bilang hilang ingatan, dan sekali lagi patutlah kiranya kita bersyukur akan hal ini, karena kita tidak menjadi salah satu contoh dan example dari hidup sang dewi kelinci tadi.



Terbesit dibenak pikiran kita tentunya, maaf (red_) betapa merasa malunya dan menderitanya sang anak kalau tahu bahwa dia telah terlahir dari dari rahim seorang perempuan yang ternyata ia hilang ingatan. Tapi jangan salah dulu, orto kita pun bisa jadi gila dan hilang ingatan karena lakon dan kelakuan kita, kenakalan, dan kemanjaan dari kita sendiri, bisa jadi penyebab dan tidak jarang hal ini terjadi dan menjadi sebuah skenario kisah nyata, dalam dunia lakon yang bertajuk dunia bukan panggung sandiwara, tapi dunia adalah lakon nyata yang pasti ada akibat kelak setelah berbuat.



Cobalah coy, mari kita perhatikan, maaf and sorry lagi layaww, dimana para sang ayah yang kadang terlupa akan ibadah, saking dan saking, sangat sibuknya ia akan mencari nafkah, ngak sedikit harus ada yang terpaksa dengan rela dan harus…harus dan..harus jual aqidah, karena dengan satu alasan klasik, bahwa bosan akan hidup yang selalu dirundung susah, kemiskinan ya mungkin kata ini yang sering dan banyak dikenali orang, banyak sekali bahkan sangat bodoh kalau orang mau hidup dalam level ini, kalaupun itu terjadi tak lain dan tak bukan adalah sebuah kekentuan yang harus dan harus tentunya, kita tunduk pada Perintah sang sutradara, yang tak lain dalah Tuhan itu sendiri, yang sudah menggaris dan menetapkan hukum, bahwa kita harus seperti ini, meski kita telah berusaha dengan segenap kemampuan kita, kalau tidak bisa, yaa.. apa boleh buat itulah yang terbaik bagi kita. Atas ini semua bagi yang mengerti dan tau akan hidup sebenarnya, menerima dengan pasrah dan ikhlas tentunya, bukan karna ia malas, tapi dia tau akan lakon dirinya sendiri, bahwa ia harus tunduk pada ketentuan tuhanya, tapi terlepas dari kebalikanya, bagi yang tak terima akan hal ini, dan merasa malu pada sesama, merasa bosan dengan lakon sebagai orang miskin, dan tak sedikit harus melakukan dan merubah skenario dengan berbagai cara yang tentu melanggar dari aturan main yang sudah ditetapkan oleh TuhanNya sebagai sang sutradara tadi. Akhirnya ngak sedikit, karena merasa bosan hidup akan sebuah kemiskinan harus berbuat aniyaya, dan kekejian, ngak sedikit dari orang tua kita harus berjudi, menipu, mencuri bahkan koropsi pun akan dia lakoni asal tak termasuk salah satu dari kriteria kata tadi, Miskin ya Miskin, emang hebat lho Miskin, elho kata Miskin banyak yang takut pada lho.



Berlanjut pada sang bapak, mereka tidak gila seperti sang dewi kelinci tadi, mereka sadar, bahkan mereka tak sedikit dibilang orang sebagai yang yang terpandang, dan mempunyai wawasan luas, serta dengan sederet anting-anting titel kedunian atau apalah yang disandangnya, kenapa hal ini kok bisa terjadi…? Tapi pada kenyataanya mereka adalah gila, ya gila harta, gila kedudukan, gila segala kekeyaan dan segala yang berbau dunia, yang konon dunia ini pastilah isinya adalah, kesenangan dan kebahagian, ethss tapi jangan salah lho, dunia hanya kesenangan sesaat, buktinya apa….ya iyalah, coba aja liat yang udah mati, apa mereka bisa balik lagi kedunia yang dibilang dengan segudang kesenagan dan kebahagiaan. Bener juga ya..yang udah mati kagak balik lagi kedunia, bahkan harta yang melimpah pun harus ditinggal begitu saja.



Semua lakon yang dilakukan oleh sang bapak tadi, ya.. konon boleh dibilang salah satu penyebab adalah, ini semua bapak lakukan hanya untuk anak-anak dan istri tercinta, dan yaa.. tentunya untuk kita sebagai anakk..!!! agar kita tidak menyandang dan tidak berhadapan dengan kata yang sangat menakutkan tadi, miskin. Hebat lho miskin….hidup miskin…hidup miskinnnn…..oyeee.

Terbesit sebuah tanya dihati, adakah keinginan dan cita, dari kita sang anak untuk mengurangi beban orang tua kita..? atau sebaliknya seperti hal yang diatas tadi menjadi beban dan masalah bagi orang tua. Kalau boleh gue pinjam kata-kata ini, dengan tawadhu, sabar, qana’ah, dan kerendahan serta kerelaan hati kita. Hemat terhadap harta, tidak berfoya-foya dan menghambur-hamburkan uang tidak pada tempatnya, dan tidak bangga atau bahkan tidak silau sekalipun akan harta, ? mungkin dan mungkin sang ayah pun akan lebih banyak waktu untuk beribadah, banyak menuntut ilmu, dan merasa cukup akan rezeki yang Tuhan beri, tampa harus banting tulang dan kerja keras, peras keringat, bahkan sampai melakukan hal-hal naif lainya, mungkin ia akan merasa lebih sangat malu kalau ia sampai melakukan pencurian, penipuan, bahkan sebuah pekerjaan yang konon dari dulu sampai sekarang sangat popoler didunia modern sekarang ini, koropsi ya koropsi….ya inilah kata yang sangat popoler dan bayak menjadi dambaan akan seseorang, yang tidak merasa malu pada tuhanNya, tapi yang malu pada makhluk dan sesama, bukan pada KhaliqNya, ohhh kasian… emang.



Coyy…itu kilas balik cerita dari si bapak, ghimana dengan si ibu, yang juga gila harta akan kelakuan anaknya…? Dan semua dia lakukan demi sang anak yang tercinta..? timbul sebuah pernyataan …? Siapakah yang lebih baik antara wanita yang hilang ingatan seperti sang dewi kelinci tadi, atau dengan wanita yang hilang ingatan bahwa dirinya adalah wanita yang terhormat dan ia semestinya harus menjaga dirinya dan kehormatanya, tapi malah mau melakukan apa saja, ngak mau menutup aurat, suka melakukan pergonjingan, malah tak segan-segan melakukan kegiatan kehidupan malam, malah ada yang sampai rela harus melacurkan dirinya dipinggir-pinggir jalan, dan pernahkah terpikir untuk menelusuri itu semua, bagi pelakon sang kehidupan malam ini, mereka harus rela melakukan itu, dengan salah satu alasan, adalah demi menutupi dan mencukupi kehidupan keluarga, terlebih-lebih bagi kita sang anak. Tengoklah para wanita – wanita purel yang harus rela menari dibawah sinar dan bingarnya kehidupan gelapnya malam, di sebuah club dan karaoke, dan dengan dalih serta alasan yang paling banyak adalah karena demi menutupi biaya hidup keluarga terlebih bagi sang anak.



Dan kita tentunya sebagai anak, rela dan ibakah kita jika sampai harus melihat akan hal ini terjadi, dan jika hal ini menimpa pada kehidupan kita, dan apa yang harus kita lakukan dan perbuat.? Relakah kita sebagai sang anak harus melihat ayah kita harus menjadi seorang penipu, dan membiarkan sang ibu harus menjajakan dirinya dijalanan sampai ajal menjemputnya..? Atau tak sedikit orang tua yang berhenti menipu setelah melihat sang anak yang rajin shalat dan pandai ngaji, dan banyak contoh nyata yang kita temui dalah hidup ini.



Ternyata sebuah jawaban yang terbesit adalah, surga indah didunia ini adalah tak lain, rumah dimana orang yang berada didalamya adalah orang yang tunduk dan mengaku serta patuh pada tuhanNya, sang bapak yang rajin bekerja dan ikhlas dengan hasil yang ia terima apa adanya, dan selalu beribadah dan membimbing keluarganya agar terhindar dari siksa Neraka kelak, dan dimana sang ibu yang selalu menjaga kehormatannya, dan bagi si Anak yang selalu patuh dan taat pada orang tuanya, serta rajin dan tekun akan menuntut dan terus menuntut akan agama, meski harus hidup dengan gelar yang sangat ditakuti banyak orang, miskin, ya miskin, tapi ternyata kata itu bukan hal yang menakutkan bagi mereka, karena mereka telah menemukan jawaban terindah dibalik semua rahasia hidup yang penuh misteri ini, yaa….. inilah surgaku… dan…. inilah istanaku.