Sabtu, 05 September 2009

Tertawa Tiwi



NYEM-NYEM CEWEK JADI-JADIAN

Selesai menjalani persidangan tersangkut masalah koropsi...... si domba tak langsung pulang..... dia mampir dulu pada sebuah Hotel berbintang Lima... sedang di kamar sedang menanti dan menunggu kiriman barang dari relasinya yang tak lain seorang gadis cantik yang masih 17 san tahun.....!

Singkat cerita....si domba mau merokok...dia lalu meraba-raba kantong celananya yang tergantung di kursi untuk mencari geretan alias pemetik api. Dia lalu bertanya pada cewek manis yang masih berumur 17 belasan tahun yang berada disampingnya.
Coba aja omm...cari di laci.... di situ banyak korek api....kata si cewek sembari bergolek-golek dengan pose merangsang dan aduhai di tempat tidur. Si keledai sang koroptor itu pun membuka laci meja di samping ranjang. Dan dia menemukan geretan bertaburan diatas sebuah photo yang di bingkai dengan sangat bagus. Photo wajah Pria tersebut sangat ganteng dan tampan...... si keledai terkejut juga ketika melihat photo tersebut.....!

Eh......say ini photo cowok kamu yaa.......? si keledai bertanya pada gadis manis tersebut..... Ngak dong sayyy....sahut si gadis itu. Kalau begitu ini photo suami kamu....? keledai bertanya lagi.... bukan juga darlinggg......lantas ini fhoto siapa dong.......tanya si keledai penasaran.
Dengan gerakan manja nan merangsang sang cewek alias gadis itupun menjawab dan berbisik di telinga si keledai.....itu photo saya sendiri darling......sebelum saya di oprasi kelamin jadi cewek.......hah......ha...... si keledai sang koroptor ini kaget ........jadi elho cewek jadi-jadian......!



BABU IYEM

Di ranjang mesum pun jadi pecundang.... si keledai sang koroptor lalu keluar kamar hotel berbintang lima dengan wajah kuyu. Sepanjang jalan tak sepatah kata pun dia bicara dengan sopirnya. Dan setibanya di rumah.... dia kira dia bisa beristirahat.... ternyata si keledai sang koroptor dapat tambahan sidang lagi dari sang istri........!

Sang istri sedang sewot gara-gara celana dalamnya hilang........(waduh gawat) di depan sang suami yang koroptor ulung tersebut...... sang istri menuduh pembantunya yang mencuri celana dalamnya. Sembari melotot kepada si iyem...... sang istri itu pun berkata.....Papi.....masa celana dalam mami yang berenda berwarna merah itu hilang...... dan pasti si iyem yang nyolong..... ayo.... yem .....cepet ngaku..... di depan tuanmu mengaku aja...deh....kata sang istri koroptor tersebut.

Lantas si iyem pun akhir nya mau berbicara dan dia berkata dengan tenangnya........Saya bersumpah nyonya bahwa saya tidak menyolong celada dalam nyonya.......dan tuan tau sendiri...... bahwa saya tidak pernah pakai celana dalam....kok...jadi buat apa saja nyolong celana dalam nyonya....! hah.....sang nyonya terkejut..........!

TUJUH TURUNAN


Seorang koroptor masuk bui.......dia di jobloskan dalam sel 321..... Di sel itu ada seorang narapidana kira-kira usianya 75 tahunan..... pak tua itu melihat sorot mata heran pada si koroptor yang baru datang itu..... lalu berkata : Kau lihat aku dengan begitu renta dan letih kan...? Tapi dulu...aku ini pejabat tinggi di daerah yang sangat kaya akan hasil alamnya.

Hebat .....! sempat kumpul duit buat tujuh turunan dong...kata sang koroptor yang baru masuk bui tersebut. Dan pak tua itu pun menjawab....wah....bukan hanya tujuh turunan yang aku himpun....dan aku kumpulkan......tapi juga untuk 17 tanjakan dan 71 lingkaran serta 1 tikungan........kata pak tua tersebut.
Begitu melimpah ruah kekayaan bapak tapi kok bapak meringkuk juga di dalam bui ini....tanya sang koroptor baru itu lagi.

Terdiam sejenak....pak tua itu menarik nafas dalam, lalu berkata : yah....itulah...anak dan istri-istriku tidak pandai menahan diri, sampai akhirnya aku cuman di vonis penjara seratus tahun. Untunglah di negeri ini tidak ada hukuman mati buat sang koroptor......!



PAHAM HUKUM

Seorang koroptor duduk di depan meja hijau..... satu kali hakim memperingatkan : Saudara terdakwa sudah bersumpah....tahu hukum nya kalu bohong......kan...?
Koroptor itu pun menjawab...tau ...saya tau persis jauh lebih ringan dari pada koropsi.....!



80 TAHUN

Cinta sehidup-semati adalah ungkapan yang sering diobral orang tua si domba...... Dengan model rayuan gombal itulah dia sukses mencicipi daun muda.
Apa lagi dia paling suka bersumpah : Aku ini penganut paham cukup punya satu istri alias monogami, dan si domba tersebut baru saja berulang tahun yang ke 80 tahun. Dan istrinya belum lama meninggal. Eh....dia sudah minta di carikan pendamping dan dia bilang : umur 80 juga boleh.

Anaknya mencari sampai keliling kota..... tidak ketemu yang berusia rata-rata 80 sudah pikun semua. Ada yang masih waras dan enak di ajak ngobrol...... mungkin ini cocok tapi wanita tua itu duduk di kursi roda... ...Lantas sang anak itu pun berkata pada papinya....saya menyerah pi......? dan dia pun di semprot oleh si domba :...GooobbbLloook .....kamu...cari dong wanita yang umurnya 20 tahunan..........empat orang kan juga jadi 80 tahunan.......juga.....!


DISIPLIN


Meski tahu bakal tergusur dengan tuduhan koropsi..... si keledai sang direktur masih bergaya disiplin di kantor. Dia mengawasi anak buahnya dengan ketajaman mata elang nya. Dalam suatu inspeksi rutin keliling pabrik...... dia lihat adan anak muda yang cuman duduk bersandar di tumpukan kotak dekat pos mandur........
Pas madornya makan siang...... si keledai itu pun duduk disitu......dia intip beberapa lama anak muda tersebut...... dia lihat anak muda itu menguap.....garuk-garuk kepala.... kemudian melihat arloji....selonjoran lagi.... lalu mengikir kuku. Setelah itu mengeleong persis seperti kucing bangun tidur menguap lagi lalu dia bersandar kembali.

Si keledai mendatanginya dan berkata sambil menghardik pemuda tersebut :....Heyy...berapa penghasilanmu seminggu...? dua ratus lima puluh ribu pak.....anak muda tersebut menjawab sambil terkejut. Kemudian si keledai itu pun pergi ke kasir minta uang 250ribu.....lalu menemui anak muda itu lagi.
Nihh....Kamu ambil ........! serunya dan cepat kamu segera pergi dari tempat ini.....mulai hari ini kamu saya pecattt....! Dan tampa wajah terkejut anak muda itu mengantongi uang 250 ribu tersebut dan berlalu....... Begitu mandor kembali dari makan siang nya..... si keledai kontan membentak.

Kamu...ghimana ...sih....ada orang enek-enakan ongkang-ongkang kaki di depan hidung...... kok kamu diamkan......kata si keledai pada si mandor yang baru datang tersebut. Kemudian direktur itu berkata lagi........dia sudah saya pecat dan kasi pesangon buat seminggu.
Hah....maksud bos ....... anak muda yang pakai baju putih itu tadi yaa.......? tanya si mador pada bos nya. Ya....kata si keledai........memangnya yang mana lagi......?

Oalahhh...bossss....dia bukan karyawan sini....dia cuman nagih utang karyawan kita yang makan di warung pojok sana. Sembari si keledai terkejut bukan kepalang........sialan hilang deh uang 250 ribu.

Senin, 31 Agustus 2009

Koroptor Gue Bangga Padamu


KOROPTOR BANGGA AKU PADAMU

Ah....lelocon basi lagi....kata ini bahkan sudah puluhan tahun terdengar di negri ini....baik para orator, kritukus politikus dan pemerhati tanah leluhur ini, bahkan dari kalangan bawah pun mengenal kata ini, yang memang harus di akui bahwa sudah menjadi sebuah adat kebiasaan dan tradisi popoler negeri ini. sejak para pejuang nan sejati dan pemberani membela negeri ini dari ke tertindasan dari kaum imprealis. Dengan kocoran darah keringat dan air mata mereka korbankan, tampa mengenal pamrih mereka dengan rela mengorbankan jiwa dan raga mereka guna bumi pertiwi ini agar terbebas dari belenggu tirani, yang tak lain di dambakan adalah sebuah kemerdekaan.



Dan cita-cita mereka kini telah terwujud, kucoran keringat darah dan air mata mereka tak berbuah dan berwujud dengan kesia-siaan. Negeri dan tanah leluhur ini pun akhirnya terbebas dari ketertindasan dan keterbelakangan yang selalu di obok-obok oleh sang imprealis. Tapi kini kenyataan jauh sangat apa yang mungkin di harapkan oleh sang pendahulu, yang bergelar sebagai pahlawan dan pejuang negeri tanah leluhur ini.......dan memang mereka sangat lah pantas mendapat gelar itu, karena pengorbanan dan perjuangan mereka yang tulus dan tampa pamrih, dengan satu tekad tanah leluhur ini harus merdeka.......semboyan mereka yang tak pernah padam........lebih baik tubuh berkalang tanah dari pada melihat negeri ini harus di jajah........merdeka atau lebih baik mati.........!

Tanah yang mereka wariskan ini mereka berharap agar dapat dinikmati oleh setiap anak cucu mereka di negeri ini, bukan di nikmati oleh sekelompok atau segolongan dan segelintir manusia setan atau mungkin setan yang berbentuk manusia untuk di obral dan di peras tampa harus memikirkan nasib sesamanya yang lain.........yang terpenting mungkin bagi mereka adalah mereka senang dan tak perduli dengan yang lain.


Apakah generasi ini yang di harapkan oleh sang pejuang atau sang pahlawan untuk menjaga negeri ini yang mereka wariskan pada anak cucunya. Mungkin saja mereka di alam kubur sana menangis, menyesal, bahkan mengutuk terhadap para penerus yang sama sekali jauh dari apa yang mereka harapkan dan cita-citakan sebelumnya.
Koroptor itu makhluk atau manusia apaan sih gerangan........? Jika memang manusia dengan banyak gelar dan titel pula......! boleh jadi punya gedung yang semakin tinggi nan mencakar langit tapi daya pikir kian rendah, tidak lebih cuman sejengkal dari pusar.

Koropsi sebagai wujud dari prilaku tercela atau lancung atau selingkuh atau lacur atau apalah namanya........adalah cerminan logika dan akal sehat yang kian menciut di tengah berkembangnya ilmu pengetahuan dan tekhnologi dewasa ini. Kalender di dinding boleh silih berganti menambah tahun demi tahun dalam usia hidup, jarum jam boleh berputar dari detik kemenit, Tapi luput menghayati pengalaman hidup pada tiap tahun yang dijalani. Banyak yang mampu beli komputer berkapasitas memori yang sangat besar dan luar biasa hebatnya. Namun lebih banyak mengabaikan dan merawat memori pribadinya.......menjadikan pengalaman sebagai guru terbaik dalam hidup dan kehidupan.

Hari ini harinya bertaburan rumah yang serba wah dan mewah...mobil yang serba wow memikat......tapi keluarganya yang berada di dalamnya morat marit pecah berkeping-keping bak tsunami yang habis menghantam. Dalam era jagad raya ini, boleh jadi banyak yang mampu bolak-balik ke bulan tapi masih jauh lebih banyak yang mengalami kesulitan menyeberangi jalan untuk bertegur sapa dengan tetangga baru karib sahabat dan handai taulan. Dan hidup berdampingan secara damai, sementara posisi pembuat keputusan kongkrit bagi kepentingan hajat hidup orang banyak ......terlalu banyak waktu di habiskan hanya untuk bicara ....bicara......dan sarat dengan aneka kebohongan serta logika........!



Terlalu banyak obral dan janji maka akan begini atawa begitu.......seolah hidup ini cuman dengan rumus........ke-akan-an.........alias belum pernah sampai pada bentuk yang se harusnya di wujudkan.

Kini zamanya popok bayi pakai langsung buang.......dan moralitas pun latah ikut-ikutan langsung-boleh-buang........pelayanan esek-esek cuman selincam alias sekadar menumpang lewat. Kian leluasanya beredar aneka obat setan......pil .......penyebab tawa sinting ria gembira sampai diam membisu batu....atau jadi kian menganas.....meliar......dan bahkan bisa jadi pembunuh....!
Di era penjelajahan angkasa raya ini........apakah kita sudah dilupakan mejelajah ruang di relung hati nurani .........banyak yang heboh untuk membersihkan udara ........tapi lebih banyak yang berlupa-lupa pada kotoran yang telah mencemari jiwa dan hati. Jika memang manusia ....dan punya....agama pula....mana ajaran untuk koropsi.......dan berjamaah pula........apa benar koropsi itu baik....... yap mungkin...........!

Kekayaan dan harta benda bisa saja berlipat ganda........tapi cara meraihnya justru mengerdilkan harkat dan martabat sebagai manusia.........atau setan berbentuk manusia........atau manusia yang berbentuk setan........!
Orang yang di lahirkan buat species tidak kuat memikul setelan........kata sebuah pribahasa tua........atau yang lebih tepat besar tongkat dari pada rumahnya.........maksudnya orang mungkin saja bisa memburu harta atau pun pangkat dan jabatan. Tapi jika ternyata pundaknya kekecilan maka hasil buruanya itu justru menjadi beban.



Punya berjibun uang dan harta ada saja penyakit aneh menghinggapinya atau anak istrinya dan wal hasil...........uang yang sekian lama tertimbun bahkan ludes judes untuk membayar rumah sakit atau menyelonong masuk ke kocek para sang dukun alias tabib.......masih bagus hari tuanya tidak harus habis di jalani di balik terali besi penjara........!

Begitu pula dengan pangkat dan jabatan serta kedudukan tinggi yang di capai dengan cara –cara yang tidak wajar. Niscaya bakal mengakibatkan orang jadi salting alias salah tingkah...........ukuran wajar tidaknya orang dapat harta atau pangkat menurut hukum alam terletak pada cara atau bentuk ikhtiar dan cara untuk mencapainya.........apakah ini bermamfaat bagi orang lain atau justru sebaliknya sangat merugikan bagi hajat hidup orang banyak......? Sebab uang atau pangkat tak ubahnya laksana pakaian, misalnya saja sepatu........orang akan nyaman memakainya jika memang cocok nomornya dan kalau kekecilan ...ya salah tingkah....sama kalau ukuranya kebesaran....harus pas bagaikan ruas ketemu buku alias tanpa di paksakan.
Ah......ngapaien ingat cerita kampungan itu sih.......mereka cuman iri karena tak seperti diriku jadi sang pejabat atau sebailknya jadi sang penjahat............mungkin begitu komentar sang koroptor. Untuk kaya bukan jadi soal potongan tulang atau kotoran anjing. Tapi soal peluang .........dan hidup cuman sekali coyy........ dituduh koropsi......ah.....ngak masalah itu urusan kecil........malah bisa jadi beken..........jadi seleb yang masuk TV.........setan.........!

Dan tak kala wajahnya tersorot di kamera media si koroptor pun masih bisa berumbar senyum juga anak istrinya. Semua menampilkan wajah ceria. Sebagai kelas seleberiti laknat baru, kaum koroptor........dan jajaranya bahkan tenang saja melabrak hukum Tuhan........apalagi manusia........Tuhan saja dia tak peduli............!
Apa...itu....dalam ajaran agama Tuhan di sebutkan bahwa manusia boleh berencana akan tetapi yang pasti Tuhan yang berkuasa.......Nah ajaran ini dibikin sungsang alias balik bagi sang koroptor...........yang bunyinya begini............Tuhan yang berencana.....Manusia yang menentukan.......hidup koroptor.......hidup koroptor......teruskan lah perjuangan setan kalian dan nodailah tanah leluhur ini dengan sikap kalian yang tercela dan biar sang pahlawan menagis dan menyesal bahkan mengutuk sekalipun atas perbuatan kalian........kami sebagai rakyat jelata kaum bawahan tak bisa berbuat apa.......hanya dengan selempang do’a lakukan lah kegiatan kalian itu sampai azal mejemput kalian ..........dan kelak Neraka Jahannam bakal menjadi tempat kalian buat selamanya........meski tobat pun ngak bakal di ampunkan Tuhan............!

Ya begitulah adanya dalam rencana Tuhan maka manusia adalah semulia-mulia makhluk namun pada kenyataan kaum koroptor memilih untuk jadi sehina-dina sebagai makhluk. Ingat dan ingat bahwa koroptor adalah jenis kriminal paling tercela karena efek dan akibatnya pada hajat orang banyak bukan hanya pada golongan dan kelompok malah bisa jadi yang rugi bagi sebuah negara dan tanah leluhur......... yang mana rakyat yang berada di dalamnya harus menanggung dan memikul akibatnya. Koropsi adalah krimal pertama yang bertengger dalam daftar dunia hitam kriminal.........!

Apakah ini yang diharapkan oleh sang pahlawan pembebas negeri ini dari kaum imprealis..........atau mereka bahkan menyesal di kubur sana karena polah dan tingkah penerusnya .......yang menjadikan tanah leluhur ini sangat jauh dari apa yang mereka cita dan angankan.....!
Namun sebuah banyolan dan kata konyol mungkin........selamat bagi anda para koroptor......karena tidak sembarang orang bisa menjadi anda.......dan anda adalah manusia pilihan......nikmatilah semua dan tak perlu hiraukan sesama .......yang mungkin dalam pandangan kalian ........adalah mereka iri hati.......karena tak seperti anda dan kalian......namun yang harus di ingat juga bahwa Neraka Jahannam........siap menanti anda.......meski tobat pun ngak bakal di ampunkan Tuhan.........! .........ngak percaya....sila coba mati dulauan.......hidup koroptor..........hidup koroptor........gue bangga padamu.......yap...yip.