
BERSALIN
Si kelinci pada suatu saat ketika ia mau melahirkan, ia tengah di tangani oleh salah seorang dokter specialis kandungan. Ketika kepala sang bayi mau keluar dan terlihat berwarna agak kehitaman, si dokter pun kaget dan langsung bertanya pada si kelinci. Nyonya, kata si dokter yang menangani proses melahirkan tadi, apakah anda pernah selingkuh dengan orang afrika, lantas si kelinci dalam kesakitan saat melahirkan tersebut masih kuat untuk memberikan jawaban, iya dok.....jawab si kelinci, tapi cuman sekali saja dok......!

Dan tak lama kemudian, sebagian tubuh bayi itu pun mulai kelihatan, dan si dokter melihat kulit dari si bayi tersebut berwarna ke kuning-kuningan, lantas si dokter pun bertanya .......apakah nyonya pernah selingkuh dengan orang jepang.....lantas si kelinci pun menjawab.....iya dok......tapi cuman sekali doank......dan proses melahirkan pun berlanjut lagi, dan saat kakinya yang berwarna sawo matang mulai kelihatan dan dokter pun bertanya lagi......nyonya.......apakah anda pernah selingkuh dengan orang thailand.....lantas si kelinci pun menjawab lagi...........ia dokter.....tapi cuman sekali.

Dan si dokter pun akhirnya berhasil menarik si bayi, dan saat ia mengankat si bayi tersebut, maka si bayi itu pun menagis. Melihat tangisan si bayi, maka si kelinci pun langsung bersyukur.
Syukurlah........kata si kelinci......setidaknya ia tidak sampai menggonggong......emang apaan sih...!
MENANG LOTRE
Si keledai yang sudah berusia senja itu, ketika ia memenangkan lotere berhadiah 100 juta, sanak dan saudaranya sangat cemas mendengar berita ini. Karena si keledai telah lama mengidap penyakit darah tinggi dan jantung, dan mereka sangat khawatir bahwa berita ini akan mengejutkan si keledai. Maka para sanak keluarganya pun berunding dan di putuskanlah, kita lebih baik menyuruh dokternya saja untuk menyampaikan berita ini. Usul dari anak tertua dari si keledai yang sudah berumur 95 tahun tapi senang sekali ikut main lotere ini.
Dan dokter pun segera datang dan situasinya di terangkan kepadanya, kalian tidak perlu cemas, katanya, saya sudah terlatih dalam saat-saat genting seperti ini, saya yakin saya dapat menyampaikan kepadanya secara halus.....papar sang dokter pada sanak kerabat si keledai.
Saya jamin keselamatanya, segalanya akan beres, bila saya yang menangani. Dan sang dokter pun mendatangi si keledai yang sudah tua renta itu, dan pelan-pelan mengutarakan tentang berbagai permainan. Lantas si dokter pun berkata....nah.....seandainya kakek memenangkan lotere, apa yang akan kakek lakukan............katakanlah ya.....menang seratus juta umpama......tanya sang dokter pada si keledai.

Apa yang saya lakukan....si keledai balik bertanya.....? ya....tentu saja saya berikan separuhnya kepada dokter itu pasti donk.......! dan mendengar jawaban si keledai tersebut.......maka si dokter pun langsung jatuh pingsan dan mati karena serangan jantung.
SUPERMARKET
Si kambing memasuki sebuah supermarket, dan tak lama kemudian ia menyadari bahwa ada seorang gadis cantik yang tengah memperhatikanya dari tadi. Merasa agak canggung, maka si kambing pun berinisiatif bertanya. Mmmm...apakah saya mengenal anda....?.....saya rasa anda adalah ayah dari salah seorang anak saya.....jawab wanita cantik tersebut.
Maka si kambing pun berpikir sejenak, dan menyadari bahwa anak yang di maksud dari wanita cantik ini bisa jadi adalah anak hasil dari selingkuhan pertamanya dan satu-satunya yang ia lakukan beberapa tahun lalu. Kemudian si kambing pun lantas bertanya pada wanita cantik tersebut, oh.....jadi anda seorang penyanyi di cafe, yang saya selingkuhi empat tahun silam kan....? tanya si kambing.
Bukan......wanita itu menjawab, dan si kambing pun jadi heran dan tertegun sejenak, lo....jadi kamunya siapa...? anak anda adalah murid di kelas saya......jawab wanit cantik itu.......dan si kambing pun jadi malu karena telah tidak sengaja bercerita pernah berselingkuh pada guru dari anaknya tersebut.........!

BAGUN DAN TIDUR
Pada suatu ketika anak si keledai mengeluhkan masalahnya pada ayahnya, yang tak lain adalah si keledai. Pa.......kata si anak........saya sedih pak.....karena mama tidak tahu dan mengerti bagaimana mengurus anak dengan baik......kata sang anak pada ayahnya si keledai.

Lho.....kenapa emangnya....si keledai balik bertanya pada anaknya, kamu tidak baik berkata begitu sayang, apalagi dia ibumu........jawab si keledai pada anaknya.
Ya....habis pak.....jawab sang anak....karena mama selalu menyuruh saya tidur di malam hari saat saya belum mengantuk, dan membangunkan saya di pagi hari pada saat saya masih mengantuk. Weleh.....weleh nduk...itu namanya malas.......!