
OBAT TIDUR
Di suatu pagi si kambing keluar dari kamarnya ,dan bertanya pada kekenya, kek..... mana Papa dan Mama....? Mereka masih di dalam kamar...sahut si kakek menjawab. Kemudian si kambing pun tertawa......dan tak lama kemudian sarapan lalu pergi bermain.
Ketika pulang hari sudah siang..... si kambing bertanya lagi pada kakeknya....kek.... di mana Papa dan Mama....? Mereka masih di dalam kamar.... sahut si kakek kembali menjawab. Kemudian si kambing tertawa geli..... lalu menghabiskan makan siangnya dan pergi lagi.

Malam harinya si kambing baru pulang untuk makan malam....sebelum makan malam si kambing bertanya lagi kepada kakeknya....di mana Papa dan Mama....? Mereka masih di dalam kamar.... si kakek kembali menjawab. Lantas si kambing itu tertawa geli..... kenapa kamu tertawa-tawa....tanya kakeknya dengan keheranan..... Si kambing menjawab.... semalam Papa masuk kamar ku untuk
minta obat SAKIT KEPALA..... tapi saya kasih.....OBAT TIDUR......"
PELATIH BOLA
Si keledai adalah seorang pelatih sepak bola ternama, pada suata saat ia sedang berlibur dengan keluarganya di Puncak. Ketika mereka masuk ke sebuah pertunjukan layar tancap dan duduk, Sekelompok orang yang telah ada dalam area layar tancap tersebut bertepuk tangan. Kemudian si keledai yang pelatih bola itu pun berkata dalam hatinya....wah..gue ngak percaya.... gue terkenal sekali.... bahkan orang di sini pun mengenaliku.
Kemudian seorang pria menghampirinya dan berkata....terima kasih telah datang..... FLIM nya tidak akan dimulai.... jika PENONTONYA kurang dari.... SEBELAS orang....! pada begitu tuh pelatih...!

POCONG
Pada malam jum'at kliwon, si domba seorang sopir taksi tanpa sengaja tersesat ke sebuah desa yang terkenal angker dan seram. Konon katanya di tempat itu sering muncul pocong yang selalu mengganggu orang lewat. Si domba baru sadar bahwa dia telah masuk ke daerah angker tersebut , namun untuk kembali lagi juga tidak mungkin, karena sudah setengah jalan, akhirnya si domba memberanikan diri melewati jalan itu sambil berdo’ a dan berharap agar tidak terjadi apa apa.
Namun ternyata dari depan , si domba melihat ada seorang cewek cantik yang berpakaian serba putih menghentikan taksinya. Si domba bingung dan ketakutan , karena ia menduga perempuan itu pasti pocong.... kalo ia berhenti ia takut pocong itu mencekiknya , namun kalau jalan terus ia juga khawatir pocong itu akan marah dan nasibnya bisa lebih parah. Akhirnya si domba memutuskan untuk berhenti.
Mau kemana neng...? tanya si domba sedikit gugup....lantas si cewek tadi menjawab....mau jalan-jalan aja dulu bang...jawab cewek itu sambil masuk ke dalam taksi. Bau harum yang membuat merinding bulu kuduk menyeruak di dalam taksi, sesaat perempuan itu masuk, si domba semakin ketakutan. Diam - diam si domba mencoba menyentuh cewek itu , dan ternyata tangannya tembus melewati cewek itu , makin yakinlah si domba kalau penumpangnya ini adalah pocong.

sepanjang jalan si domba mencari cara bagaimana ia bisa lolos dari pocong tersebut, ketika ia melihat sebuah rumah makan, tiba- tiba muncul ide di benak si domba....neng....kita mampir dulu ya....abang lapar nih.... kata si domba. Lantas si cewek tadi menjawab....terserah abang aja.....hi..hi..hi.... kata si cewek itu sambil tertawa menakutkan.
si domba pun membelokan taksinya ke rumah makan itu, lalu kemudian masuk dan memesan makanan. Makanan yang dipesan pun cukup banyak, ketika menunggu pesanan datang, si domba berkata pada cewek tersebut....neng....maaf ya....abang mau ke kamar kecil dulu ya....si cewek pun menjawab...iya bang...., si domba kemudian pergi ke kamar kecil dan lewat pintu belakang diam -diam ia menyelinap keluar menuju taksinya dan langsung tancap gas meninggalkan si cewek tersebut sendirian di warung.
Si cewek itu sendiri kelihatan lahap memakan semua pesanan, setelah seluruh makanan habis, si pemilik warung datang untuk menagih bayaran....semuanya jadi lima puluh ribu neng.....kata si pemilik warung tersebut, dan tiba-tiba si cewek pergi melayang dan tertawa.....aku adalah pocong......hi..hi..hi..hi..hi....tawanya terdengar menakutkan, diluar dugaan ternyata si tukang warung malah berkata.
Heh....mau.. POCONG.. JIN..KUNTILANAK..SONDEL BOLONG kek.. pokoknya makan di sini harus BAYAR....mau bayar ngak lho....atau lho mau gue bunuh untuk kedua kalinya....lantas si tukang warung itu berkata lagi....kalau tidak bersihkan warung gue....ayo lho pilih mana sekarang....bentak si tukang warung dengan nada marah.
Lantas si pocong pun turun melayang sambil berkata....gila....baru seumur-umur ada POCONG bersihin warung.....dasar APES....kata si pocong.....!

TERTAWA
Si keledai pergi menemui seorang dokter spesialis kulit dan kelamin. Pada dokter tersebut si keledai bertanya.... Dok.... saya punya masalah.... tapi Dokter harus janji dulu untuk tidak tertawa nanti yah....? Tenang saja.... saya janji tidak akan tertawa.....sahut si dokter, karena itu melanggar sumpah kedokteran ku.... sahut si dokter lagi dengan bersahaja.

Si keledai pun langsung menurunkan celananya....dan burungnya ternyata kecil sekali, mungkin diameternya hanya sebesar pensil staedler 2B. Melihat barang yang hanya seadanya, dokter tak kuat menahan tawanya, dia tertawa terpingkal-pingkal, sampai berguling-guling di lantai.
Kira-kira lima menit kemudian, baru dia dapat mengendalikan emosinya....maaf Mas....saya kelepasan.... saya janji tidak akan tertawa lagi..... nah.... sekarang masalah saudara apa...? kata si dokter, sambil berjuang keras menyembunyikan sisa tawanya.

Si keledai pun ngomong dengan nada sedih.... Burung saya dok.... sudah lima hari BENGKAK begini.....!
Si Dokter pun langsung jatuh pingsan karena sudah tidak kuat lagi menahan untuk tidak melanggar sumpah dokternya.