
BUMPED
The goat a which still is young, is riding motor with very high speed, just and sudden its motor, rem on the spur of the moment. To avoid a grandfather which is road. Elementary of brighter grandfather, brighter again, have is old, hiatus, lame again,.... T.O.P..... in maintaining... death...you know. grandfather....... call loudly the goat with sulky tone.
Then the grandfather even also have you you to which ..... brighter .....! a period to just grandfather bumped you don’t .....hah...... the surprise ...... doggone goat....!
RESET MEMBUKTIKAN
Si kambing salah seorang mahasiswa peternakan semester akhir sedang mengadakan studi lapangan untuk mewawancarai salah seorang peternak ayam. Dalam wawancara tersebut si kambing bertanya kepada pemilik peternakan ayam......maaf pak kalau saya boleh tau....makanan apa yang bapak berikan untuk ayam-ayam bapak ini. Si peternak menjawab dengan sambil bergoyon.....oh ya.....dik.....yang jelas ayam ini tidak saya beri makan dengan ayam goreng.......sembari tersenyum si peternak itu pun balik bertanya pada si kambing....yang mana dulu nih....yang putih apa yang hitam....?
Lantas si kambing berkata.....emang beda ya pak...? kalau begitu yang putih dulu pak apa makananya....? tanya si kambing lagi. Si peternak menjawab....oh makananya campuran dedak, jagung, dan beberapa bahan lainya. Kalau yang hitam...? tanya si kambing lagi, oh kalau yang hitam....sama juga dik...jawab si peternak itu. Berapa banyak makanan ayam-ayam ini setiap harinya pak....? tanya si kambing. Lantas si peternak pun berkata...yang mana dulu dik, yang hitam atau yang putih....kalau yang putih...tanya si kambing lagi. Kalau yang putih...kurang lebih 3 ons per ekor per harinya....jawab si peternak. Kalau yang hitam...? tanya si kambing.....kalau yang hitam sama saja....dik...! oh begitu si kambing menyahut.
Lantas si kambing bertanya lagi.....begini pak...kalau dalam sehari nya berapa butir telor yang di hasilkan dari ayam-ayam bapak ini...? yang hitam atau yang putih....si peternak balik bertanya lagi. Oh... yang hitam dulu deh pak....? sahut si kambing. Oke...kalau yang hitam ya....rata-rata 300 butir telor per harinya. Kalau yang putih....tanya si kambing lagi.....sedang yang putih sama saja, ya kira-kira demikian lah....jawab si peternak ayam tersebut.
Si kambing jadi penasaran kemudian bertanya.....maaf ya pak...kenapa sih bapak dari tadi selalu bertanya yang hitam atau yang putih, padahal kan jawaban yang bapak berikan sama saja.....! lantas si peternak ayam itu pun menjelaskan pada si kambing.....begini....dik....tentu saja harus membedakan nya, karena yang putih itu milik saya sendiri. Oh...begitu sahut si kambing....nah kalau yang hitam itu milik siapa pak....? tanya si kambing lagi, yang hitam itu ya....punya saya juga dik......dengan enteng nya si peternak menjawab...... dan membuat si kambing bingungan......!
FIVE JUST MINUTE
The sheep and his its girl friend engrossing to look for silent place to be able to dish something out without there is trouble. In the reality just everywhere always there is people, and finally the sheep find very bright idea and bring its girlfriend to railway station.
Their stand up beside car door, se will medium release departure of its girlfriend, and they smooch amicablely its his. And this couple continue to repeat its doing different place and band .
A sympathetic janitor and their the attitude paying attention since early, coming near the sheep and girlfriend his its, later; then he is . saying.....how you don’t justly bring of yours girlfriend... to bus terminal leave each......every this five matter......and minute of course make the sheep and his its girlfriend become..... shame....!
PENGHEMATAN
Pada suatu saat di toilet sebuah bioskop kenamaan, ada tiga orang yang ingin buang air kecil, ketiga nya berasal dari Negara yang berbeda, yaitu orang Jepang, orang Amerika, dan orang Indonesia.
Orang Amerika berkata.....wah.....kalau di negara saya sih.....yang utama adalah efisiensi, jadi saya cuman butuh sedikit tisu untuk membersihkanya.
Orang Jepang lain lagi.......di negara saya, kebersihan adalah hal yang utama, jadi saya perlu menggunakan banyak tisu dan air untuk membersihkan sehabis saya buang air kecil.
Lantas Orang Indonesia bilang......di negara saya, kami terbiasa untuk selalu berhemat dari segala sesuatu nya, sehabis buang air kecil, saya langsung menutup resleting celana saya. Jadi tidak perlu tisu, dan waktu tidak terbuang secara percuma.
SEVENTEEN DAY
Anak si kelinci yang sudah menginjak masa remaja ini bertanya pada ibunya si kelinci, oh ya bu....kata si anak, pas sweet seventeen nanti boleh ngak aku bikin pesta di rumah...? Mendengar pertanyaan sang anak, si kelinci terdiam dan berpikir sejenak, kapan lagi anak ku bisa buat pesta sweet seventeen....boleh...boleh....sahut si kelinci, nanti biar ibu yang menyiapkan acaranya.
Dan si anak pun kembali bertanya.....bu...pas sweet seventeen nanti boleh ngak ngundang temen-temen aku.....? oh...boleh...boleh....kapan lagi dia bisa berkumpul dengan teman-temanya pikir si kelinci di dalm hati...nanti undangan nya biar ibu yang urus.....kamu jangan khawatir.
Kemudian si anak bertanya lagi...boleh ngak bu....kalau aku pakai baju baru ....? yah sudah tentu sayang...sahut si kelinci....nanti biar ibu yang belikan ya.
Pada saat ulang tahun ke – 17 itu, pesta sudah di rayakan di rumahnya, teman-teman nya sudah datang, dan anak itu sudah memakai baju barunya. Tetapi si anak kembali lagi mendatangi ibunya dan bertanya, bu...boleh ngak aku pakai lipstik....? kalau itu ngak boleh sayang..kata ibunya. Lantas si anak menjawab...ah ibu ini....kan cuman sekali terjadi dalam seumur hidup...masa pakai lipstik aja ngak boleh...rengek sang anak pada ibunya. Lantas si kelinci berkata...pokoknya ibu bilang....ngak boleh..ya..ngak boleh...sayang. Kamu boleh bikin pesta, kamu boleh undang teman-teman kamu, kamu boleh pakai baju baru, tapi kamu ngak boleh pakai lipstik...titik. betak si kelinci pada anak gadisnya. Boleh dong bu...please...! rengek si anak lagi. BEMBY !!! kali ini ibu tidak ada kompromi, TIDAK BOLEH.
PEMBALASAN
Salah seorang agama wan meninggal dunia, kini ia tengah antri di depan pintu surga. Tepat di baris depanya seorang yang bertubuh ceking , tatoan, dan bertampang sangar dan menakutkan, juga tengah menuggu panggilan malaikat penjaga surga. Ketika tiba giliran sopir, malaikat penjaga surga itu bertanya, jelaskan siapakah kamu sebenarnya....? saya domba.....saya seorang sopir Metro Mini jawab orang tersebut. Setelah melihat daftar nama, malaikat itu tersenyum dan berkata, silahkan masuk, sebuah istana megah dan 50 bidadari sudah siap menunggumu.
Setelah sopir metro mini masuk ke surga, kini giliran sang agama wan itu berdiri tegak dan dengan suara lantang ia menjelaskan siapa dirinya, saya seorang agama wan, hampir seluruh hidup saya, saya gunakan untuk tujuan mulia, mengajak umat manusia agar berbuat kebaikan, setelah melihat daftar nama, malaikat itu pun tersenyum dan berkata, silahkan masuk, sebuah rumah mungil dan 5 bidadari sudah siap menunggu mu.
Sebentar....kata agama wan tersebut, dengan nada protes, bagaimana bisa seorang sopir metro mini menempati sebuah istana megah dengan 50 bidadari cantik. Sedang kan saya hanya sebuah rumah mungil dengan 5 bidadari, tanya si agama wan.
Malaikat mejelaskan, begini....tentu kamu tahu dan sudah paham kan...? apa yag di peroleh di sini adalah buah dari perbuatan semasa hidup di dunia. Malaikat itu mencoba memberi penjelasan, dulu ketika kamu sedang berceramah dan ber do’a, hampir semua jema’ah kamu malah tertidur. Berbeda dengan si sopir ini, ketika ia menyetir, hampir semua penumpangnya terjaga dan malah mendo’akan keselamatanya.....!