Sabtu, 17 Oktober 2009

Kambing In G Ria


RAMALAN KAWIN
Pada suatu hari si kambing bermaksud ingin melangsungkan pernikahan dengan kekasihnya, akan tetapi ibu dari cewek si kambing itu tidak setuju sama sekali. Maaf....kata sang ibu, kamu tidak cocok dengan anak saya, kemudian sang kekasihnya pun berkata pada si kambing....mungkin ibu ada benarnya juga...katanya lagi. Ibumu memang bener kata si kambing pada pacarnya, klo begitu gue akan undur diri, pamit dari relung hatimu dan terima kasih atas cinta yang elho berikan selama ini pada gue, kata si kambing lagi.

Kemudian sang kekasihnya pun menyela perkataan si kambing....bukan nya begitu say.....gue harap lho ngerti.....untuk saat ini mungkin kita masih belum bisa melangsungkan pernikahan seperti apa yang telah elo rencanakan....tapi say....percayalah....kata sang pacar pada si kambing, tanpa dirimu, gue merasa gelap gulita, dan hidup gue serasa ditutupi oleh kabut awan tebal yang bergolong, dan hati gue terasa gersang laksana kemarau panjang yang melanda, yang merindukan akan turunnya air hujan, hadir lho di dalam hatiku laksana matahari yang cerah menyinari di pagi hari, dan seolah menutup semua badai kabut, dan awan tebal yang bertumpuk, serta laksana angin yang bertiup dengan semilir.....rayu sang pacar pada kekasihnya si kambing untuk menghibur dan menenangkan hatinya.

Lantas si kambing pun berkata......ini rayuan percintaan ato ramalan cuaca sih.....kok bawa angin dan hujan segala.........iya kali..........mbe....mbe....?



BIAYA HIDUP


Setelah beberapa bulan hidup dengan mendapat jatah yang pas-pasan dari suaminya si keledai, akhirnya istrinya pun tak sanggup lagi dan mengemis-ngemis meminta uang tambahan bakal untuk kehidupan sehari-hari.

Tolonglah pap.....saya minta tambah uang jajan lima puluh ribu saja, agar kita bisa sesekali makan daging, dan sayur mayur, pinta sang istri pada suaminya si keledai. Kemudian suaminya si keledai mengambil selembar uang lima puluh ribuah dari saku celananya, lalu mengacongkanya ke muka cermin.....sembari ia berkata.....lihatlah uang di cermin itu, itu untukmu dan yang berada di tangan saya ini untuk saya, sahut si keledai agak marah, sembari memasokan kembali uang tersebut kedalam saku celananya.

Pada keesokan harinya, saat si keledai pulang dari kantor, ia mendapati di meja makan penuh dengan hidangan yang menggiurkan, ada sop ada daging, sate ayam dan lain sebagainya pokoknya di meja makan tersebut tersedia makanan yang sangat mengundang selera si keledai, yang memang kebetulan ia sangat lelah dan kelaparan setelah pulang kerja.

Kemudian si keledai bertanya pada istrinya......darimana kamu mendapatkan uang sehingga kamu dapat memasak dengan sebanyak ini....tanya si keledai pada istrinya. Kemudian sang istri pun membawa sebuah cermin dan berkata....sekarang kamu boleh liat....kalau yang di cermin itu adalah milik kamu ujar istrinya....sambil membuka pakaianya dan menagkatnya, kalau yang ini adalah milik pedagang daging di pasar sahut sang istri dengan nada kesal........dan si keledai pun terkejut....hah...jadi........!


COBA KAWIN

Si domba yang masih sangat kecil dan baru duduk di bangku kelas tiga Sekolah Dasar ini, dia mempunyai seorang teman cilik yang bernama si kelinci yang sama-sama duduk di kelas tiga SD. Kepada temanya yang cantik dan manis ini, si domba jatuh hati pada si kelinci, dan ternyata si kelinci pun juga demikian, biasa....cinta monyet kali......!

Pada suatu hari, karena ngak tahan lagi, si domba berkata pada si kelinci......hey kelinci aku suka padamu.....i love you......kata si domba lagi. Kemudian si kelinci pun berkata....sayang kita ini masih kecil......bila nanti kita sudah dewasa, kita menikah ya......sahut si domba lagi. Dengan wajah merah merona si kelinci menjawab......domba......bukanya aku tidak mau menikah sama kamu....dan bukanya aku menolak.......aku sih sebenarnya mau saja, tapi di dalam keluarga kami.......kami hanya boleh kawin sesama kerabat dan keluarga saja..........jawab si kelinci sembari meneruskan perkataanya......... pamanku kawin dengan bibi, kakek kawin dengan nenek, bahkan papaku kawin dengan mamaku.........padahal kan kamu bukan sesiapanya aku......kamu bukan kerabat dan keluarga ku......jawab si kelinci lagi.
Si domba yang mendengar jawaban si kelinci tersebut berkata....oh kini baru aku mengerti......sembari si domba patah hati.......emangnya enak......!



COWOK BERUNTUNG

Pada suatu hari, saat mentari mulai agak tenggelam, tengah duduk dua orang sahabat yang sangat akrab sekali, mereka saling bercanda dan ngobrol ngalur ngidul tak tentu arahnya yang jelas. Mereka tak lain adalah si kambing dan si keledai yang pas kebetulan saat sore tersebut tengah berada disalah satu taman kota yang sangat ramai di kunjungi orang bila waktu sore tiba.

Kemudian si keledai bertanya pada si kambing.......eh bro.....menurut lho cowok yang paling beruntung di dunia ini seperti apa sih menurut elho......tanya si keledai pada si kambing. Lantas si kambing pun menjawab .......cowok yang beruntung itu klo menurut gue mah iyalah.....cowok yang mempunyai pacar dengan seorang putri tunggal janda kaya raya.....yang ibunya sakit keras dan sebentar lagi mau kuit alias mati........dan bakal cepet dapet warisan jawab si kambing.
Kemudian si keledai pun berkata....hebat lho coy.....jawaban mu sangat tepat dan gue suka jawabanmu itu sahut si keledai lagi.



DI RAWAT

Si keledai yang masih muda ini tengah terbaring dirumah sakit dan sudah lebih dari sepuluh hari iya dirawat inap di Rumah Sakit. Selama ia di rawat inap di rumah sakit, ia berkenalan dengan salah seorang suster rumah sakit tersebut, yang kebetulan suster tersebut mempunyai wajah yang sangat cantik dan body yang sungguh menawan.

Maka pada suatu ketika, ketika perawat alias suster tersebut masuk kedalam kamar di mana si keledai sedang di rawat inap, si keledai pun tak kuasa lagi menahan perasaannya, dan ia berterus terang pada suster tersebut tentang perasaanya selama ini pada dirinya. Aku sangat mencintaimu sus.....kata si keledai merayu, dan gue tidak ingin sembuh biar gue selamaya disini, tidak apa asalkan gue bisa melihat dan selalu bersama kamu.........rayu si keledai lagi. Lantas suster yang cantik itupun berkata.......memang kamu tidak akan sembuh jawab si suster....karena ......karena apa tanya si keledai memotong pembicaraan sembari penasaran......karena Dokter memergokimu ketika kamu sedang menciumi aku......jawab si suster.....dan yang perlu kamu tahu.......bahwa Dokter tersebut pun dia juga sangat mencintai aku........hah....si keledai terkejut.......sialan.......!