
RELEGI AGAMA ATAU KEPERCAYAAN.....?
Pada suatu malam...tepatnya gue agak lupa...maklum sekarang gue agak dikit pelupa...apalagi gue kalo sedang punya utang......waduh cepet kali toh lupanya.....wah klo itu di sengaja bisa jadi gawat donk......kan utang mesti harus dibayar.....! namun ada satu hal yang gue terus ingat akan orang ini, Gue teringat akan perkataan sahabat gue.....! dia kalau menurut gue siihh....! sebagai sahabat yang dapat di katakan the best friends juga sihh.....! Tapi dia bukan cewek lho...? kalau cewek ngapain juga di jadien sahabat...mending di jadien..... .p c r...ato....aja lagi. Becanda kali....oke kembali.... dia adalah seorang yang dapat dikatakan seorang maintenance dalam dunia komputer atau juga seorang guru atau yang lebih tepat disebut seorang shimpai dalam dunia persilatan alias karate alias kong sho tao atau kung fu alias kun taww alias pencak silat alias dan kawan kawin atau apalah namanya...... ! namun yang jelas dia adalah salah satu guru dalam dunia persilatan dari sekian banyak guru di muka bumi ini. Namun ada hal yang menarik dari dia menurut pandangan gue. Ya.... pandangan dia, salah satunya tentang agama, yang menurut gue cukup menarik untuk didengar kalau dia berpendapat akan hal ini. Meski dari segi kepercayaan dan Tuhan yang di sembah beda dengan gue, namun ada hal yang gue harus akui dengan jujur, bahwa dia sangat hormat pada seorang sahabat atau kawan, yang menurut gue siihh... all the best friends....! diantara sekian banyak sahabat dan kawan-kawan gue, meski dia dan gue beda kepercayaan.
Oke.....coyy....Harus kita akui bahwa manusia yang terlahir kemuka bumi ini adalah suci, bersih, dan tak ada dosa sedikit pun seperti halnya kertas putih yang tak ada tulisan dan noda tinta sedikit pun lagi didalamnya, dan konon peran kedua orang tuanya yang menjadikan ia apakah ia muslim, mazusy atau nasrani, itu salah satu yang pernah di jelaskan oleh Tuhan dalam al-Kitab (qur’an_red). Kalau gue boleh cerita dikit ajaa....! dulu pada zamannya Rasul masih hidup (Muhammad SAW_red), ada seorang laki-laki yang mendatangi Rasul, dan kemudian laki-laki tersebut bertanya pda Rasul....tentang agama....? Kemudian Rasul pun menjawab....bahwa agama itu adalah ahklaq yang baik...kemudian laki-laki tersebut mendatangi Rasul dari arah sebelah kanan dan bertanya lagi....apakah agama itu...? kemudian Rasul menjawab.....agama adalah ahklaq yang baik.....terus laki-laki itu mendatangi Rasul lagi dari arah sebelah kiri dan bertanya apakah agama itu...? kemudian Rasul pun menjawab...agama adalah ahklaq yang baik....terus laki-laki itu mendatangi rasul lagi dari belakang dan bertanya lagi...apakah agama itu......? Kemudian Rasul menoleh pada laki-laki tersebut seraya bersabda....Belum jugakah engkau mengerti...? bahwa agama itu adalah ahklaq yang baik...! sebagai misal, janganlah engkau marah .....(kutipan dari Al –Targib wa al- Tarhib 3:405_red).
Oke....gaiyss.....kita lanjut pada carat coret moret dari manusia bodoh ini....! Dulu waktu gue sekolah SD dulu... ehh bener yaa...gue pernah sekolah.....ah ngak tau ahhh......gue kan pelupa.....apalagi kalo udah punya utang...ah ngak tau ahh...gelap kalau mati lampu...? Seorang James Martineau berpendapat tentang agama, Agama menurut dia adalah Kepercayaan Kepada Tuhan yang selalu hidup (tidak mati), yakni kepada jiwa dan kehendak ilahi yang mengatur alam dan mempunyai hubungan moral dengan umat manusia.

Lain lagi dengan pendapatnya Hebert Spencer, bahwa agama adalah pengakuan bahwa segala sesuatu adalah manifestasi dari Kuasa yang melampaui pengaetahuan kita (sebagai manusia_red).
Tapi gue pernah dengerrrr juga atohh.....kumaha dararamang.....eh kenapa gue jadi ngomong sunda... ya....ato gue lagi kemasukan......kemasukan apa...yo....yoi...! maklum saat gue corat coret ini, malam udah semakin larut......yang gue dengeerrr cuman lolongan anjing doank ama bunyi jangkrik-jangkrik serta nyamuk nakal aja yang setia nemenin gue....maklum gue tinggalnya di utan eh....jadi orang utan donnkk....! he....he....1000X biar tellerrrrr......
Oke...gangsss....lanjut kita....Seorang tokoh seperti J.G Frazier juga pernah melontarkan pendapat dia tentang agama, yang menurut dia agama hanyalah upaya mengungkapkan realitas sempurna tentang kebaikan melalui setiap aspek wujud kita.
Lain lagi dengan Mathew Arnold ia mengatakan bahwa agama adalah etika yang ditingkatkan, dinyalakan, dan diterangi oleh perasaan.
Nah kalo si Vergilius Ferm mengatakan ghini.....! agama adalah melakukan dengan cara tertentu dan sampai tingkat tertentu penyesuaian vital (betapapun tentatif atau tidak lengkap) pada apa pun yang ditanggapi, atau yang secara implisit atau eksplisit dianggap layak di perhatikan secara serius dan sungguh – sungguh.

Waw...begitulah pendapat dari sang ahli dan pemikir, tapi klo gue pikir-pikir sihh...emang agama itu adalah sebuah kepercayaan yang mana kita sebagai pemeluk dari agama tersebut mau tidak mau harus tunduk dan patuh terhadap apa yang dilarang dan yang diperintah oleh Tuhan, karena pada dasarnya agama adalah percaya akan adanya Tuhan dan kita sebagai mahkluk Nya harus berlaku baik dan berahlak mulia, seperti apa yang pernah dikatakan Rasul tadi. Dan gue juga ingat akan kata-kata temen gue bahwa agama tak lain adalah sebuah kepercayaan yang menuntut bagi pengikutnya agar berbuat hal yang demikian.
Dan diantara manusia ada orang yang menyembah Tuhan (Allah SWT) di pinggiran, maka jika ia memperoleh kebaikkan, ia berpegang teguh pada agamanya. Jika ia ditimpa bencana, maka ia tinggalkan agamanya. Rugilah ia di dunia dan di akhirat. Itu adalah kerugian yang nyata. (qs : Al-Hajj (22) : 11_red).
Dan dari manapun kita merumuskan tentang arti agama baik dari segi makna dan oprasionalnya...? Kita dan gue....harus menjabarkan konsep agama pada bagian-bagian yang dapat kita amati. Konon agama muncul di tengah-tengah kita sebagai pengalaman personal dan sebagai lembaga sosial. Pada tingkat personal, agama berkaitan dengan apa yang kita Imami secara pribadi, bagaimana agama berfungsi dalam kehidupan kita. Bagaimana dan seberapa gede dan besarnya pengaruh agama pada apa yang kita rasakan, pikirkan, atau yang kita lakukan. Kita melihat agama personal, misalkan saja ada seorang artis top yang ngaku ; gue lebih terlindungi aja lagi dengan mengenakan jilbab ini, atau mungkin pada seorang penggede yang nangisss terisak dan tersedu di depan pintu Ka’bah, menyesali (ini sihh bisa serius bisa juga ngakkk...) betapa ia telah mengambil hak-hak rakyatnya dengan seenaknya, atau pada dengan kelompoknya.
Sedang pada tingkat sosial, agama dapat kita lihat pada kegiatan kelompok-kelompok sosial keagamaan. Mereka bisa saja berafiliasi dengan agama-agama dunia atau sekedar berkaitan dengan sekte atau kelompok tertentu. Jadi kalau kita lihat agama, Islam, Kristen, Hindu, Budha, dan lainya. Dengan kegiatan-kegiatan pada kelompok mereka, seperti hari raya Fitri, hari raya Haji, Natal dan tahun Baru, Ngaben, dan seabrek-abrek kegiatan agama secara sosial lainya. Setiap dalam diri kita adalah bagian-bagian dari anggota kelompok keagamaan. Tidak perlu ada kesesuaian – bahkan (maaf_red) terjadi pertentangan-pertentangan antara kepercayaan yang di anut kelompok keagamaan.
Sedang agama kalau dilihat dari Subtantif dan fungsionalnya, yang secara subtantif apa yang kita yakini atau percayai oleh individu dan umat dari agamanya…? Kita membuat difinisi secara fungsional jikalau kita bertanya, apa sih peran agama dalam kehidupan personal dan masyarakat…?
Secara subtantif memang kita dapat membedakan kegiatan-kegiatan keagamaan dengan yang bukan kegiatan keagamaan. Memakai busana, menari, bernyanyi, berbicara, atau bahkan membisu pun bisa kita sebut sebuah kegiatan keagamaan, jika di hubungkan dengan dokrin atau kepercayaan agama. Dan yang menjadi inti kepercayaan agama…? Tuhan yang - Transenden, yang sakral, yang Suci, singkatnya apa saja yang dihubungkan dengan Tuhan atau dengan yang sakral itulah yang kita sebut dengan agama.
Kalau secara fungsional agama adalah apa saja yang kita lakukan sebagai individu-individu dalam usaha kita mengatasi masalah-masalah yang kita hadapi karena sadar bahwa kita, dan yang lain seperti kita, hidup bakal mati, atau lainya sebagainya yang menyangkut seluruh aspek kehidupan, yang mengharuskan kita berlaku baik dan benar.

Oke…..Coy….. bagi gue yang awam dan tak menahu secara dalam tentang agama, hanya berkeyakinan bahwa agama itu sebenarnya sangat mudah tapi jangan kita anggap untuk dipermudah, karena dengan agama dan ajaran yang terkandung didalamnya mengantarkan kita sebagai mahkluk individu yang dapat berbuat baik dan benar dan dengan agama tersebut, baik dalam kita berhubungan dengan Tuhan, terlebih lagi berhubungan dengan kita sesama manusia. Karena dengan agama setidaknya kita dapat membentingi diri dari hal-hal yang tercela dan dapat merugikan orang lain, dan tentunya dengan agama itu sendiri dapat membimbing kita pada jalan yang baik dan ahklaq yang mulia.